Gala Dinner Harganas, Wagub Abdul Fatah Pesan Kurangi Menggunakan Plastik

Jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak, menyebabkan produksi sampah plastik juga banyak. Untuk itu, keluarga sebagai lingkungan terkecil

Gala Dinner Harganas, Wagub Abdul Fatah Pesan Kurangi Menggunakan Plastik
Istimewa
Jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak, menyebabkan produksi sampah plastik juga banyak. Untuk itu, keluarga sebagai lingkungan terkecil hendaknya bisa mengurangi penggunaan sesuatu yang berpotensi menjadi limbah plastik. 

Gala Dinner Harganas, Wagub Abdul Fatah Pesan Kurangi Menggunakan Plastik

BANGKA TENGAH -- Jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak, menyebabkan produksi sampah plastik juga banyak. Untuk itu, keluarga sebagai lingkungan terkecil hendaknya bisa mengurangi penggunaan sesuatu yang berpotensi menjadi limbah plastik.

Demikian disampaikan Abdul Fatah Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat Malam Gala Dinner Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXVI Tingkat Provinsi Kepulauan Babel, di Asrama Haji Babel, Bangka Tengah, Rabu (31/7/2019).

"Sampah plastik banyak, ini sangat erat kaitannya dengan keluarga. Sampah plastik tidak hanya ada di daratan, sebab ada juga sampah yang sampai kelautan," kata Wagub Abdul Fatah.

Jika laut sudah dipenuhi sampah plastik, jelas Wagub Abdul Fatah, maka dapat memusnahkan planton yang berdampak terhadap rusaknya ekosistem. Nanti ikan tidak lagi makan planton, melainkan makan sampah plastik.

Menurut Wagub Abdul Fatah, sampah plastik bisa membuat tercemarnya ikan. Apalagi jika ikan makan sampah plastik, kemudian ikan tersebut dimakan manusia. Selanjutnya manusia pun menjadi terdampak mikro plastik.

"Anak-anak bisa stunting, kalau ibu hamil makan ikan yang sudah tercemar. Namun saya yakinkan, ikan di laut Bangka Belitung masih bebas dari mikro plastik. Jangan khawatir makan ikan di Bangka Belitung," pesan Wagub Abdul Fatah.

Sementara Agus Sukiswo Inspektur Utama BKBBN Pusat mengatakan, peringatan Harganas dimaksudkan sebagai sumber membangun bangsa dan negara. Sebab keluarga merupakan perisai ketika menghadapi persoalan.

Namun sekarang ini tantangan keluarga sangat berat. Ia menjelaskan, ini dikarenakan perkembangan teknologi komunikasi. Sudah terjadi perubahan pola komunikasi dalam keluarga. Apalagi orang tua bekeja, sehingga sangat sedikit waktu untuk berkomunikasi.

"Acara ini untuk mengingatkan ada suatu program gerakan kembali duduk di meja makan. Ini menjadi sarana berkomunikasi dalam keluarga," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, besok Kamis (1/8/2019) acara puncak Harganas tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung digelar di Kabupaten Bangka Tengah. Peringatan tersebut bertepatan dengan hari jadi Koba.

Ibnu Saleh Bupati Bangka Tengah mengatakan, peringatan Harganas disatukan dengan peringatan HUT Koba. Ini merupakan kegiatan silaturahmi tahunan. Saat berada di Bangka Tengah, tamu undangan bisa melihat destinasi wisata Danau Biru.

"Semoga kegiatan besok berjalan lancar. Kita ada wisata satu arah, Danau Biru salah satu destinasi wisata unik di dunia," jelas Ibnu Saleh.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved