Kriminalitas

Oknum Anggota Polres Basel Pelaku Penganiayaan Santri TPA Terancam Sanksi Pidum dan Kode Etik

Bripka Jam, kembali diperiksa Subdit Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Oknum Anggota Polres Basel Pelaku Penganiayaan Santri TPA Terancam Sanksi Pidum dan Kode Etik
Bangkapos.com/Anthoni
Wakapolres Bangka Selatan, Kompol Febriandi Haloho 

BANGKAPOS.COM-- Kasus dugaan penganiayaan DI (9) Santri TPA Al Istiqomah, Toboali
yang dilakukan Bripka Jam, Oknum Anggota Polres Basel yang bertugas di Polsek Airgegas, terus berlanjut.

Bahkan, Selasa (30/7/2019) lalu, Bripka Jam, kembali diperiksa Subdit Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Kasus nya terus berlanjut, bahkan kemarin Bripka Jam, kembali dipanggil dan diperiksa PPA Polda Babel terkait pidana umum,"ungkap Wakapolres Bangka Selatan, Kompol Febriandi Haloho, Kamis (1/8/2019)

Lanjut Haloho, Bripka Jam menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polda Babel terkait pidana umum sebagaimana laporan orang tua korban ke Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Babel.

Tak hanya pidana umum, oknum namun Bripka Jam juga dikenakan sanksi kode etik profesi Kepolisian Republik Indonesia.

"Terkait kasus Bripka Jam ini sanksinya berjalan sekaligus. Pidana dan kode etiknya. Untuk sidang kode etiknya, nanti dilakukan di polres. Sementara pidumnya, di PPA Polda," tegas Haloho. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved