Berita Sungailiat

Perampok Mas Lendot Masih Diburu

Kasus perampokan yang menimpa tukang besi rongsokan belum terungkap. Polisi tiada henti melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

Perampok Mas Lendot Masih Diburu
Tribun Timur/Lily
Ilustrasi 

BANGKA POS.COM, BANGKA-- Kasus perampokan yang menimpa tukang besi rongsokan, Rajin alias Lendot (43) di Hutan Bukit Kepoh Desa Ridingpanjang Kecamatan Merawang Bangka, belum terungkap. Namun demikian, polisi tiada henti melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Merawang, Iptu Yudha Prakoso dikonfirmasi Bangka Pos, Kamis (1/8/2019) malam, mohon doa agar kasus itu segera terungkap. Yang jelas katanya, tim reskrim dan Intel kepolisian sektor yang ia pimpin terus bekerja di lapangan.

"Belum (belum tertangkap pelakunya -red). Doain aja (mohon doa agar segera terungkap) (Tim Reskrim-Intel Polsek Merawang) masih bekerja (melakukan penyelidikan pelaku), di manapun dapat info," kata Kapolsek.

Pada edisi sebelumnya disebutkan, seorang tukang besi rongsokan dirampok. Paha korban ditusuk, lalu uang dalam tas dirampas. Pelaku dua orang melarikan diri, hingga Selasa (30/7/2019) masih dicari.

Kisah berawal saat pria bernama Rajin alias Mas Lendot bin Wasjo (43) keluar dari rumahnya di Desa Merawang Kecamatan Merawang Bangka, Minggu (28/7/2019). Dari rumah itu pria asal Desa Panguragan Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon Jawa Barat ini mengendarai sepeda motor penarik gerobak.

Ia keluar rumah untuk mencari besi tua atau besi buruk. Terkadang Lendot membeli besi rongsokan di rumah warga. Namun di tengah perjalanan, di sebuah jalan hutan sepi, ia dirampok.Korban mengalami luka serius karena ditusuk pelaku menggunakan pisau.

"Tiba-tiba pelaku langsung menodongkan pisau ke arah korban sambil berkata" saya mau uang saja pak'. Kemudian pelaku mau menusukan pisau yang dipegangnya ke arah korban dan korban sempat menangkisnya yang membuat pisau yang digunakan pelaku tersebut jatuh ke tanah," kata Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Merawang Iptu Yudha Prakoso, Selasa (30/7/2019).

Setelah itu pelaku memanggil rekannya yang sudah menunggu di dalam hutan dan datang rekan pelaku sambil mengancam korban untuk diam di tempat sambil mengacungkan pisau. Kemudian pada saat bersamaan pelaku yang sebelumnya mau menusuk korban mengambil kembali pisau yang terjatuh dan kemudian pisau tersebut di tusukan ke arah kaki sebelah kiri, tepatnya di bagian paha korban dan membuat korban mengalami luka.

"Korban roboh, terjatuh setelah ditusuk bagian kaki (paha). Setelah korban jatuh pelaku ada mengambil tas selempang warna merah jambu yang sebelumnya disandang di badan korban. Setelah itu kedua pelaku mengambil tas milik korban berisikan uang dan handphone," kata Kapolsek serta memastikan, pelaku masih dalam pengejaran polisi.-- Nantikan kisah selanjutnya hanya di Bangka Pos. (Bangkapos/Ferylaskari)

Tags
perampokan
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved