Kriminalitas

Teka-Teki Pembunuh Nenek Nur di Desa Celuak Akhirnya Terkuak, Ini Dia Pelakukanya

Mapolres Bangka Tengah mengungkapkana tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan Nenek Nur (67) terbunuh di Desa Celuak

Teka-Teki Pembunuh Nenek Nur di Desa Celuak Akhirnya Terkuak, Ini Dia Pelakukanya
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Nenek Nur di Desa Celuak oleh Jajaran Polres Bangka Tengah, Kamis (1/8/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Mapolres Bangka Tengah mengungkapkana tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan Nenek Nur (67) terbunuh di Desa Celuak, Kecamatan Simpang Katis pada Minggu (28/7/2019) lalu.

Melalui konferensi pers yang dilakukan pada Kamis, (1/8/2019) Kapolres Bangka Tengah, AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang menyampaikan pihaknya berhasil meringkus WR (17) yang tega membunuh neneknya sendiri dengan memukul di bagian pelipis.

"Setelah berhasil ditangkap oleh Kapolsek Simpang Katis dan jajaran, kami berhasil mengamankan WR di rumah pamannya di Desa Celuak," ungkap AKBP Sitanggang yang didampingi oleh Kabag Ops, AKP Andi Purwanto, Kasat Reskrim, AKP Robby Ansyari dan Kapolsek Simpang Katis, AKP Raden Haris kepada Bangkapos.com.

Penangkapan lanjut AKBP Sitanggang dilakukan oleh tim pada Selasa, (30/7/2019) sekitar pukul 22.00 WIB melalui gelar perkara, mengumpulkan keterangan saksi dan fakta pendukung yang pada akhirnya mengacu dan mengarah kepada cucu korban yaitu WR.

"Awalnya WR ini tidak mengakui tindakannya, namun setelah kami mengumpulkan alat bukti dan fakta-fakta pada akhirnya WR mau mengaku," kata AKBP Sitanggang.

Pemukulan disebutkan AKBP Sitanggang dilakukan oleh pelaku tidak hanya sekali saja, namun lebih dari satu kali, sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri dan pada akhrinya meregang nyawa.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh kepolisian dalam kasus ini yakni sebuah pisau, sehelai kain sprei, satu stel baju korban, sehelai celana pelaku, uang tunai sejumlah Rp 37.471.000 dan sejumlah perhiasan emas dengan rincian satu kalung, satu gelang dan enam  cincin.

Atas prilaku WR, AKBP Sitanggang menyebutkan pelaku akan dikenakan Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan dengan ancaman kurungan selama tujuh tahun penjara. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved