Breaking News:

Berita Bangka Barat

Telan Lima Korban Jiwa, Polsek Simpang Teritip Ingatkan Masyarakat Tak Menambang di Bukit Panjang

Paska kecelakaan tambang yang menelan total lima penambang di Bukit Panjang, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat tidak lagi menambang.

Penulis: Hendra | Editor: nurhayati
istimewa
Tim gabungan dari Basarnas, Kepolisian dan TNI dibantu warga berhasil menemukan satu korban tambang di Bukit Panjang, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (31/7/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Paska kecelakaan tambang yang menelan total lima penambang di Bukit Panjang, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat tidak lagi menambang.

Kapolsek Simpang Teritip, Iptu Astrian Tomi kepada Bangkapos.com mengatakan imbauan tak lagi menambang di lokasi tersebut sudah disampaikan ke masyarakat.

"Kita pasang police line, dan kita juga imbau agar masyarakat tak lagi menambang di lokasi Bukit Panjang," tegas Astrian Tomi, Kamis (1/8/2019).

Lokasi tambang di Bukit Mayang dinilai berbahaya. Apalagi tanpa menggunakan alat keselamatan yang lengkap.

Disamping itu, lokasi yang sulit terjangkau dan lokasinya tidak memiliki izin. Akibatnya selama bulan Juli, telah menelan lima  korban jiwa penambang ilegal.

Sebelumnya dari catatan Bangkapos.com, kecelakaan di Tambang Bukit Panjang terjadi pada Senin (15/7/2019).

Dalam kecelakaan ini menelan tiga korban jiwa. Yakni Sampurna (20) warga Dusun 1 Desa Paradong, Arbana dan Kasir warga Dusun 1 Desa Pangek Kecamatan Simpang Teritip.

Tak lama berselang, atau Selasa (30/7/2019), dua orang penambang juga tewas tertimbun tanah.

Dua penambang yakni, Juhendri (33) dan Andi (30) tewas tertimbun tanah.

Mirisnya, dua penambang ini tewas di lobang tambang yang sama. Bahkan lokasi yang masih terpasang tanda garis polisi (police line) masih saja ditambang oleh masyarakat.

"Sulit kita melarang mereka, karena alasannya itu mata pencaharian mereka sehari-hari. Kita hanya memberikan imbauan saja," tegas AstrianTomi. (Bangkapos.com/Hendra).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved