Kriminalitas

Todong dan Rampas Tas Ibu Pedagang Sayur, Edi Dilumpuhkan Tim Reskrim Polres Pangkalpinang

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pangkalpinang berhasil mengungkapkan pelaku tindak pidana dan kekerasan, Kamis (1/7/2019).

Todong dan Rampas Tas Ibu Pedagang Sayur, Edi Dilumpuhkan Tim Reskrim Polres Pangkalpinang
Dokumentasi Polres Pangkalpinang
Anggota tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pangkalpinang bersama pelaku Edi Johan.

BANGKAPOS.COM-- Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pangkalpinang berhasil mengungkapkan pelaku tindak pidana dan kekerasan, Kamis (1/7/2019).

Korban Wiharsi (48) warga Dusun Tanah Merah Desa Baskarah Bakti Kecamatan Namang Bangka Tengah melaporkan kejadian pencurian dengan kekerasan pada Jum'at (19/7/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah itu berdasarkan Laporan Polisi LP/B-47 / V/2019/SPKT/Sek Pangkalan Baru 19 Juli 2019 tentang tindak pidana pencurian dan kekerasan, Tim Opsnal langsung melakukan pencarian pelaku.

Akhirnya terungkap pelaku Edi Johan berhasil ditangkap pada Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 16.00 WIB saat berada di rumah kontrakannya di Jalan Kampung Melayu Perumnas Bukit Merapin.

AKP Hary Kartono seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono mengungkapkan, saat dilakukan penangkapan pelaku sempat memberikan perlawanan.

"Anggota tim Opsnal Polres Pangkalpinang mendapatkan informasi pelaku berada di rumah kontrakan. Setelah melakukan pengintaian dan benar pelaku berasa di dalam, tim langsung melakukan penangkapan. Namun saat dilakukan penangkapan pelaku ini sempat melawan sehingga tim mengambil tindakan tegas dan terukur," tegas AKP Hary Kartono.

Sebelumnya pelaku Edi Johan melakukan aksinya pada Jum'at (19/7/2019) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Raya Tanjung Gunung Pan Semujur Desa Tanjung Gunung Kecamatan Pangkalan Baru.

Saat kejadian korban Wiharsi pulang belanja sayur mayur di TPI Ketapang dengan menggunakan sepeda motor menuju rumahnya.

Namun ditengah perjalanan tiba-tiba korban disalip pelaku dan diberhentikan. Pelaku yang menutupi kepalanya dengan helm mengeluarkan pisau lalu meminta sejumlah uang kepada korban.

"Saat kejadian pelaku meminta uang, namun korban mengatakan tidak memiliki uang. Kemudian pelaku langsung memotong tali tas yang disandang korban dengan menggunakan pisau dan langsung pergi meninggalkan korban," ungkap Hary.

Dari penangkapat tersebu barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu unit motor Honda Supra Fit warna Biru Putih Nopol BN 5251 PS, satu buah helm GM warna Hitam, jaket levis warna putih abu abu, satu buah pisau, satu buah tas sandang, satu buah penutup mulut warna hitam dan satu buah ATM Bank BRI.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta dan saat ini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Polres Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Area lampiran

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved