BangkaPosiana

Rahasia Bujang Kalok Ketahuan Beli Obat Kuat Lewat Online

Akhirnya kami tahu bahwa Bujang Kalok adalah oknum di kantor yang memesan Obat Kuat Oles khusus pria yang bertujuan untuk meningkatkan kejantanan

Rahasia Bujang Kalok Ketahuan Beli Obat Kuat Lewat Online
Bangka Pos/ Sigit
Ilustrasi Bujang Kalok 

Terinspirasi Kisah Nyata: 

KELAKUAN Bujang Kalok, pria yang dikenal sebagai Suami Takut Istri ini kali ini benar-benar membuat kawan-kawan sekantornya tertawa sampai jungkir balik. Namun lantaran merasa gak enak, rahasia ini tetap tersimpan rapi sampai sekarang.

Kawan-kawan Bujang Kalok juga menghubungkan rahasia besar ini dengan kisah Bujang Kalok yang memang benar-benar berstatus sebagai Suami Takut Istri akut, alias super duper takluk sama istrinya, Yuk Yuyun.

Jadi sekira tujuh bulan lalu, saat Bujang Kalok sedang dinas luar, ada kurir paket yang mencari nama Naryo dengan alamat di kantor kami. Namun nama Naryo yang tertulis di alamat paket tersebut tak sesuai dengan nama Naryo di kantor kami.

4 Jam Berbuat Dosa Bareng Bos, Istri Khianati Suami Ini Terima Kenyataan Sang Anak Tewas Terpanggang

Balada Bujang Kalok, Suami Takut Istri yang Sok Rajin di Kantor

Kami sekantor punya seorang kawan bernama Naryo Nababan, namun di paket tersebut tertulis M Naryo. Tanpa berpikir panjang, kami pun menerima paket tersebut dan menaruh di meja Naryo Nababan yang saat itu juga sedang dinas luar.

Sore harinya, saat Naryo datang, langsung diberitahu akan paket untuknya dan ditaruh di atas keyboard komputrenya. "Naryo, itu ada paket untukmu kutaruh di atas komputer," kata Romlah menyapa Naryo yang baru datang.

Bukannya senang atau bersyukur lantaran paketnya sudah diterima, Naryo justru merasa keheranan dengan apa yang ia terima. Ia mengaku tak pernah memesan paket apapun. Ia masih mencoba untuk mengingat-ingat barangkali barang tersebut adalah kiriman dari koleganya.

"Ini apa ya? Perasaan saya gak merasa pesan apapun atau beli apapun via online," kata Naryo keheranan.
Saat itu ia juga belum sadar jika nama yang tertulis di paket tersebut berbeda dengan namanya. Ia pun kemudian mencoba memegang, meraba-raba sambil meremas paket tersebut sambil menduga-duga isi dari paket tersebut.
Melihat ukurannya yang hanya sekira, sebesar remote air conditioner ia menjadi makin penasaran. "Waduh, apa ya isinya," kata Naryo.

Setelah beberapa saat mencermati barang kiriman tersebut, Naryo baru sadar ternyata yang tertulis di paket tersebut bukanlah namanya. "Lha ini bukan untuk saya. Ini untuk M Naryo," katanya.

Kami seruangan pun menjadi lebih penasaran dengan paket tersebut. Satu persatu kami mencermati nama dan alamat yang tertulis di paket kecil berbungkus kertas coklat tersebut sambil meraba-raba dan menerka apa isinya.

Halaman
123
Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved