Rocky Gerung Kritisi 'Demokrasi' di PDIP, Megawati Kemungkinan Terpilih Jadi Ketum Lagi

Menurut Rocky Gerung, nama 'demokrasi' di tengah penamaan PDIP berseberangan dari kenyataan yang sesungguhnya.

Rocky Gerung Kritisi 'Demokrasi' di PDIP, Megawati Kemungkinan Terpilih Jadi Ketum Lagi
youtube.com/najwashihab
Rocky Gerung di Mata Najwa tadi malam debat dengan Adian Napitupulu 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Megawati Soekarnoputri diisyaratkan bakal kembali menduduki kursi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Artinya, massa kepemimpinanya sejak tahun 1999 atau selama 20 tahun akan terus berlanjut.

Pengamat politik Rocky Gerung mengkritisi unsur penamaan pada partai berlambang banteng moncong putih itu.

Menurutnya, nama 'demokrasi' di tengah penamaan PDIP berseberangan dari kenyataan yang sesungguhnya.

PDIP tidak mencerminkan demokrasi sama sekali lantaran mempertahankan figur serupa selama 20 tahun.

"Ya nama partainya aja demokrasi. Jadi kalau nggak ada perubahan berpikir tentang konsep demokrasi, ya akan terus dengan keanehan yang sama," ungkap Rocky Gerung di kawasan Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).

Keputusan PDIP pun tidak dianggap Rocky Gerung sebagai sebuah keanehan.

Sebab menurutnya, hal aneh yang diulang terus menerus dan telah menjadi kebiasaan, lambat laun akan berubah lumrah.

"Menurut saya nggak aneh itu. Kalau puluhan tahun yang aneh itu dilakukan terus, artinya tidak aneh lagi," kata dia.

Megawati kemungkinan kembali pimpin PDIP

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved