Berita Pangkalpinang

Transmart Pangkalpinang Diminta Kurangi Angka Pengangguran

Pembangunan Transmart di Pangkalpinang mendapat dukungan dari Pemuda Pancasila Kota Pangkalpinang

Transmart Pangkalpinang Diminta Kurangi Angka Pengangguran
Ist/Fahrizan
Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil didampingi ketua MPW Pemuda Pancasila Babel dan ketua MPC Pemuda Pancasila Fahrizan, ketika membuka muscab PP di hotel bumi asih Pangkalpinang beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pembangunan Transmart di Pangkalpinang mendapat dukungan dari Pemuda Pancasila Kota Pangkalpinang. Terlebih ini akan menjadi ritel terbesar di ibu kota Bangka Belitung. Pemuda Pancasila juga mengingatkan untuk menggunakan jasa tenaga kerja lokal.

Anak perusahaan PT Trans Retail Indonesia yang sebentar lagi beroperasi ini, dinilai dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Namun terlepas dari itu semua, pihak pengelola juga harus memberikan porsi lebih kepada tenaga lokal untuk membantu pemerintah mengurangi pengangguran di Pangkalpinang

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pangkalpinang, Fahrizan, meminta Transmart memperhatikan masyarakat lokal sehingga penerimaan karyawan dapat diserap dari tenaga kerja lokal agar pengangguran berkurang.

TransMart Pangkalpinang akan membuka puluhan banyak gerai dan cinema, untuk itu penerimaan karyawan bukan hanya memperhatikan kualifikasi syarat teknis namun memperhatikan keterlibatan peran serta lembaga lokal.

"Harusnya dapat menerima sebanyak mungkin putra daerah, bukan karena primordialisme namun karena akan mengurangi angka pengangguran," kata Fahrizan, Sabtu (3/8/2019).

Kontribusi mengurangi pengangguran tadi, menurutnya bukan berarti bagi - bagi porsi kepada lembaga lokal. Namun juga harus memperhatikan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) siap kerja. Selain memiliki kompetensi juga memiliki kualitas etos kerja yang disiplin.

"Keterlibatan masyarakat lokal sebagai  tenaga kerja juga harus dikomunikasikan tidak hanya kepada lembaga pemerintah. Lembaga non pemerintah juga tidak bisa memaksakan porsi. Karena angka pengangguran kita juga banyak dan harus dikurangi. Namun kualifikasi lembaga dengan kualifikasi SDM punya kualitas juga penting," papar pria yang akrab disapa Buntuk ini.

(bangkapos.com / Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved