Berita Sungailiat

Akibat Kekeringan di Pulau Jawa, Harga Cabe di Sungailiat Melambung

Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Pulau Jawa mempengaruhi harga cabe kecil dan besar di Kabupaten Bangka

Akibat Kekeringan di Pulau Jawa, Harga Cabe di Sungailiat Melambung
bangkapos.com/Riki Pratama.
Pedagang yang menjual cabe dan bawang di pasar Murah Sungailiat beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Pulau Jawa mempengaruhi harga cabe kecil dan besar di Kabupaten Bangka karena pasokan terbesar cabe berasal dari daerah tersebut.

Harga cabe di Pasar Sungailiat mencapai Rp 80-85 ribu per kilogramnya untuk cabe besar, sementara untuk cabe kecil mencapai Rp 90 ribu per kilogramnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Bangka, Thony Marza menjelaskan kekeringan telah melanda beberapa daerah pemasok cabe terbesar di pulau Jawa.

"Ini bukan hanya permasalahan di Babel tetapi memang Indonesia karena pulau Jawa merupakan pusat central cabe sekarang dilanda banyak kekeringan di sekitaran Jawa Tengah dan Timur. Kalau di tempat mereka sekarang ini kering,"ungkap Thony kepada bangkapos.com, Minggu (4/8/2019).

Dengan dampak kekeringan banyak pasokan cabe berkurang sehingga berpengaruh pada harga yang ada di Pulau Bangka, termasuk Kabupaten Bangka.

"Kalau untuk cabe per ons dijual Rp 10 ribu, tetapi kalo untuk cabe besar saat ini kisaran Rp 80-85 ribu, per kilogramnya, lalu cabe kecil dikisaran Rp 90 ribu per kilogramnya,"ungkapnya.

Thony mengakui bahwa petani di Bangka belum bisa mencukupi kebutuhan cabe di Bangka, sehingga masih bergantung pada cabe yang ada di Pulau Jawa untuk mencukupi kebutuhan cabe di Kabupaten Bangka.

"Sejauh ini beberapa kelpok tani kita menanam posisi sekarang belum panen. Kemaren ada panen, namun kelebihan cabe lokal kita dihargai lebih tinggi. Mereka banyak menanam cabe besar kalau cabe kecil ada, tetapi tidak terlalu banyak menanam, karena kita masih bergantung dari luar,"tukasnya.

(bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved