Buruan, Jika Mau Beli PlayStation Murah Sekarang Saja, Begini Penjelasan Sony

Buruan, Jika Mau Beli PlayStation Murah Sekarang Saja, Begini Penjelasan Sony . . . .

Buruan, Jika Mau Beli PlayStation Murah Sekarang Saja, Begini Penjelasan Sony
infokomputer.grid.id
Meski Ponsel Tak Laku, PlayStation 4 Laku 100 Juta Unit 

Buruan, Jika Mau Beli PlayStation Murah Sekarang Saja, Begini Penjelasan Sony

BANGKAPOS.COM -- Pihak Sony jauh hari telah mewanti-wanti para pencinta PlayStation agar menyiapkan dana yang lebih besar jika ingin membeli konsol game tersebut di masa mendatang.

Dalam penjelasannya, Sony mengatakan bahwa situasi perang dagang antara AS dan Cina yang kian memanas membuat harga PlayStation terancam harus naik.

Sebab, pemerintahan Donald Trump berencana membebankan tarif tambahan terhadap aneka produk impor dari Cina yang bernilai total 300 miliar dollar AS.

Konsol video game adalah salah satu jenis barang yang akan dikenai tarif tambahan tersebut.

Ini bukan pertama kalinya pemerintah AS memberlakukan tarif ekstra untuk setiap barang yang diimpor dari Cina.

Edisi Terbatas, Hari Ini Samsung Mulai Jual Galaxy A80 Edisi Blackpink di Indonesia, Segini Harganya

Sebelumnya, Trump juga telah menaikkan tarif impor dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap barang impor dari Cina senilai 200 miliar dollar AS.

Untuk mengantisipasi adanya tarif tambahan tersebut, Sony mengatakan memiliki sejumlah opsi, termasuk membebankan biaya tambahan kepada konsumen.

"Karena itulah kami telah memberi tahu pemerintah AS bahwa tarif yang lebih tinggi pada akhirnya akan merusak ekonomi AS itu sendiri," ungkap Kepala Keuangan Sony, Hiroki Totoki seperti dikutip The Verge.

Sony juga telah bekerja sama dengan Microsoft dan Nintendo pada bulan Juni lalu untuk membuat pernyataan penolakan terhadap tarif impor yang akan diberlakukan AS terhadap Cina.

Rudal Borkan 3 Milik Houthi Ancam Arab Saudi

Halaman
12
Penulis: tidakada005
Editor: asmadi
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved