Listrik Padam, Penumpang Terjebak di Dua Rangkaian MRT Berhasil Dievakuasi Lewat Pintu Darurat

Kejadian ini akibat pemadaman Listrik di Jakarta, sehingga seluruh perjalanan kereta rel listrik ( KRL) mengalami gangguan, Minggu (4/8/2019).

Listrik Padam, Penumpang Terjebak di Dua Rangkaian MRT Berhasil Dievakuasi Lewat Pintu Darurat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga mengantri untuk menaiki kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi Minggu (24/3/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

BANGKAPOS.COM-- Para penumpang sempat cemas ketika kereta rel listrik (KRL)  tiba-tiba terhenti, Minggu (4/8/2019). Kejadian ini akibat pemadaman Listrik di Jakarta, sehingga seluruh perjalanan kereta rel listrik ( KRL) mengalami gangguan, Minggu (4/8/2019).

Menanggapi terhentinya KRL, Vice President Communication PT Kereta Commuter Indonesia  (KCI) Anne Purba mengakui semua perjalanan KRL terhenti karena Listrik Aliran Atas (LAA) mati.

PT Kereta Commuter Indonesia memohon maaf atas gangguan perjalanan KRL yang terjadi di seluruh lintas.

Hal ini sehubungan dengan pemadaman listrik di seluruh wilayah Jabodetabek sejak pukul 11.50 WIB.

Selain itu para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas.

Untuk para penumpang  yang masih berada di stasiun dapat membatalkan tiket perjalanannya ke loket stasiun.

Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengetahui penyebab pemadaman listrik tersebut.

Selain itu, dilansir dari kompas.com, perjalanan MRT  juga terhenti akibat listrik padam di Jabodetabek

Menurut, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaludin  menyebut pasokan listrik dari PLN terhenti sehingga empat perjalanan kereta MRT terhenti akibat pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek.

"Tim Operation Control Center (OCC) MRT mendeteksi empat kereta MRT terhenti diantara stasiun bawah tanah dan saat ini dalam proses evakuasi," kata Kamaludin dalam keterangan tertulisnya.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved