Wiki Bangka

WIKI BANGKA : Kisah Pengabdian Seorang Hamba di Balik Hari Raya Idul Adha

Hari raya Idul Adha atau juga yang biasa disebut sebagai hari raya kurban, adalah satu di antara hari besar umat Islam.

WIKI BANGKA : Kisah Pengabdian Seorang Hamba di Balik Hari Raya Idul Adha
bangkapos.com/Muhammad Rizki
Kakanwil Kemenag Babel, Muhammad Ridwan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hari raya Idul Adha atau juga yang biasa disebut sebagai hari raya kurban, adalah satu diantara hari besar umat Islam. Di hari raya ini umat Islam akan melakukan ibadah kurban, dengan cara menyembelih hewan ternak yang pada umumnya sapi, kerbau, kambing, dan di jazirah Arab juga biasa menggunakan unta sebagai hewan yang dikurbankan.

Namun tahukah kita jika asal mula hari raya Idul Adha ini ada kisah pengorbanan yang sangat luar biasa dari Nabi Allah Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS, kali ini bangkapos.com berkesempatan mendengarkan kisah tersebut dan esensi dari hari raya kurban dari Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Bangka Belitung (Babel) Muhammad Ridwan.

Ridwan mengatakan jika hari raya Idul Adha bermula saat Nabi Ibrahim AS, diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya yang sangat ia sayang Nabi Ismail AS.

Nabi Ibrahim sebagai seorang nabi yang sangat patuh dan lebih mencintai Allah SWT dibandingkan dengan apapun, akhirnya menuruti perintah Allah untuk menyembelih anaknya sendiri.

Pada saat Nabi Ibrahim akan melakukan penyembelihan kepada anaknya Nabi Ismail AS, Alhamdulillah Allah menggantikan Nabi Allah Ismail dengan seekor Qibas (Kambing).

"Allah hanya menguji Nabi Ibrahim, dan pada saat Nabi Ibrahim lulus ujian tersebut, dan Allah SWT memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dengan menggantikan anaknya dengan seekor qibas," ujar Ridwan, Senin (29/7) kepada bangkapos.com.

Sehingga dari peristiwa pengurbanan Nabi Ibrahim AS tersebut, sampai dengan detik ini umat Islam diseluruh dunia mengingatnya melalui hari raya Idul Adha yang identik dengan mengurbankan sapi atau kambing.

Jadi esensi dari hari raya Idul Adha adalah bagaimana seorang hamba rela berkurban atas perintah Allah SWT, dan berbagi kepada sesama terkhusus kepada saudara kita yang kurang mampu.

Oleh karena itulah, Ridwan mengimbau kepada umat Islam yang memiliki kemampuan untuk berkurban baik berkurban dengan sapi ataupun kambing.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan jika hari raya Idul Adha ini juga identik dengan pelaksanaan ibadah haji di tanah suci. Satu hari sebelum hari raya atau tanggal 9 Dzulhijjah dilakukan pelaksanaan wukuf yang merupakan rukun dari pada kegiatan ibadah haji.

(bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved