Berita Pangkalpinang

Gubernur Babel Respons Positif Pangkalpinang Izinkan Indomaret, Ini Alasannya

Sebelumnya diketahui Erzaldi sempat getol mengimbau para Bupati dan Wali Kota agar tidak ada waralaba minimarket di Babel. Pemprov punya Berkah Mart

Gubernur Babel Respons Positif Pangkalpinang Izinkan Indomaret, Ini Alasannya
Dokumen Bangka Pos
Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekitar setengah jam Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) bertemu dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Senin (5/8/2019) sore. Molen diterima di ruang Gubernur Babel.

Erzaldi mengatakan satu di antara yang dibahas adalah terkait rencana beroperasinya Indomaret di Pangkalpinang. Dia merespons positif hal ini setelah bertemu Molen.

"Itu terkait Indomaret. Apa yang dilakukan Pak Wali itu bagus, dan saya dukung," kata Erzaldi seusai pertemuan.

Senada dengan Molen, Erzaldi mengatakan Indomaret hanya akan diberikan izin oleh Pemkot untuk di titik-titik tertentu saja. Di antaranya Bandara, Pelabuhan Pangkalbalam, dan RSUD Pangkalpinang.

"Dan ini dalam rangka menarik orang untuk berinvestasi, meramaikan Pangkalpinang. Saya kira itu bagus," katanya.

Menurut Erzaldi lokasi yang dipilih Pangkalpinang untuk tempat dibukanya Indomaret tersebut juga tidak berdekatan dengan pelaku UMKM.

"Jadi tidak akan berdampak banyak mengganggu perekonomian, khususnya untuk pertumbuhan UMKM," kata Erzaldi.

Sebelumnya diketahui Erzaldi sempat getol mengimbau para Bupati dan Wali Kota agar tidak ada waralaba minimarket di Babel. Pasalnya pemprov Babel diketahui juga memiliki program serupa dengan nama Berkah Mart.

Selain soal Indomaret, keduanya berkoordinasi terkait aset Tempat Pelelangan Ikan, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan sejumlah program pengembangan Kota Pangkalpinang. Erzaldi mengatakan ia dan Molen juga berbicara mengenai peningkatan jalan dan pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan kawasan Semabung.

"Ini kan jalan provinsi ini. Kami harus berbagi tugas dengan Pangkalpinang agar wajah kota jadi baik. Untuk jalan Semabung yang rencanaya mau dibikin dua jalur itu misalnya, kalau ganti rugi pembebasan lahan, anggaran tidak cukup. Jadi kami ubah strategi, tidak dilebarkan, tetapi kami alihkan jalan utama ke jalan lain," beber Erzaldi.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved