Berita Pangkalpinang

Hujan Lokal Masih Berpotensi Turun Di Babel

Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang merupakan provinsi kepulauan, satu diantara faktor pembentuk cuaca di daerah kepulauan adalah faktor lokal.

Hujan Lokal Masih Berpotensi Turun Di Babel
Bangka Pos/Ardhina Trisila Sakti
Pemantauan cuaca yang dilakukan Petugas BMKG Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM-- Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang merupakan provinsi kepulauan, satu diantara faktor pembentuk cuaca di daerah kepulauan adalah faktor lokal.

Pasalnya  daerah kepulauan berbeda dengan daerah yang memiliki daratan yang luas seperti di Pulau Jawa, atau Kalimantan yang pada saat musim kemarau akan lebih banyak kering. Sedangkan di daerah kepulauan pada saat musim kemarau masih berpotensi turunnya hujan lokal.

Hal ini disampaikan oleh Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Depati Amir Pangkalpinang Rizki Adzani, Senin (5/8/2019) kepada Bangkapos.com.

"Memang biasanya dalam skala lokal, luasan areanya sempit saja, kejadiannya tidak lama, dan hujannya hanya hujan ringan saja," jelas Rizki, Senin (5/8/2019) kepada Bangkapos.com

Menurutnya, menilik ke belakang berdasarkan catatan BMKG, hujan lokal yang berada di Babel dalam satu bulan di musim kemarau cenderung sedikit, berkisar hanya tiga hingga empat kali.

Kecuali jika ada gangguan cuaca, menurutnya Babel adalah termasuk provinsi yang cukup sensitif terhadap gangguan cuaca, contoh gangguan cuaca yang sering terjadi di Babel adalah Sirkulasi Eddy atau sirkulasi udara tertutup.

Jika dilihat dari satelit pemantau Gradient Wind lingkaran anginnya hanya terpantau di wilayah Babel saja, atau berada di wilayah Kalimantan Barat, sehingga bisa memicu pertumbuhan awan yang lebih signifikan yang membuat peluang hujan menjadi lebih tinggi. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved