Berita Sungailiat

Junaidi Tak Pernah Dengar Ada Layanan Aplikasi di Pemkab Bangka

Junaidi (30), warga Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, tidak tahu soal aplikasi yang banyak diciptakan oleh Dinas Kesehatan

Junaidi Tak Pernah Dengar Ada Layanan Aplikasi di Pemkab Bangka
Bangkapos/Riki Pratama
Layanan Aplikasi Sistem, Modern, Akuntabel, Responsif, Terpadu -Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (SMART In- PIRT yang terpajang di kantor Dinkes Bangka, foto diambil, Senin (5/8/2019). 

Junaidi Tak Pernah Dengar Ada Layanan Aplikasi di Pemkab Bangka

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Junaidi (30), warga Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, tidak tahu soal aplikasi yang banyak diciptakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Mereka belum pernah mendapatkan pembelajaran penggunaan atau sosialisasi terkait penggunaan aplikasi tersebut.

"Tidak tahu, aplikasi apa, saya belum pernah dengar, untuk disosialisasikan juga belum pernah, jadi tidak tahu,"jelas Junaidi kepada wartawan, Senin (5/8/2019).

Ia tentunya mengharapkan dengan adanya sebuah aplikasi bisa membantu masyarakat dan memberitahukan cara pemakainya ke masyarakat juga.

Senada, Wahyu warga Kelurahan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, mengatakan hal yang sama, dirinya juga tidak tahu soal aplikasi yang saat ini ada di Pemerintah Kabupaten Bangka.

"Secara pribadi tidak mengerti kegunaanya, mungkin karena kurang sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat. Kami tidak tahu sama sekali, karena tidak pernah dikenalkan di sosialisasikan, masih merasa asing, terdengar di telinga,"ungkapnya.

Wahyu juga mengharapkan, sebagai warga Sungailiat, yang sangat ingin tahu, kemajuan Kabupaten Bangka, sehingga perlulah ada penyampaian utuh terkait aplikasi yang digunakan untuk pelayanan masyarakat itu.

"Sebagai warga Sungailiat berharap sosilisasi jangan sekedar di tempat masyarakat yang tidak tahu, Dinas seharusnya ke rumah rumah, lurah setiap Desa, Kelurahan, Kecamatan kami masyarkat tidak pernah tahu apa manfaat aplikasi tersebut, Pemerintah harus memperhatian kondisi ini, jangan menggunakan aplikasi saja, tetapi nyata dilapangan, apalagi ini berkaitan tentangkan kesehatan,"harapnya

Enam Aplikasi

Diberitakan sebelumnya, sebanyak enam jenis Aplikasi yang di buat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka telah diluncurkan serta difungsikan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Aplikasi itu, dilauching sejak tahun 2015 hingga yang terbaru tahun 2019 ini, meliputi aplikasi Donor darah (Si Dora), (Si Rest Cikar) Sistem Informasi Ibu hamil resiko tinggi, catat informasikan, kunjungi untuk atasi risiko, (SMS Bunda) sms edukasi untuk ibu hamil, (SI Edu) Bangka Sistem Informasi E-Posyandu.

Lalu Aplikasi Sistem, Modern, Akuntabel, Responsif, Terpadu -Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (SMART In- PIRT) dan PSC 119.

Kasubbag Perencanaan dan Pelaporan Dinas Kesehatan, Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi, mengatakan, tujuan dari pembuatan aplikasi-aplikasi tersebut untuk mendekatkan pelayanan Dinas Kesehatan kepada masyarakat.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved