Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Kembali Mutasi 11 Pejabat, Tiga di Antaranya Nonjob

Pejabat pemerintah Kota Pangkalpinang kembali dirotasi. Ada 11 nama yang dimutasikan dari berbagai OPD (organisasi perangkat daerah)

Pemkot Pangkalpinang Kembali Mutasi 11 Pejabat, Tiga di Antaranya Nonjob
bangkapos.com/Ira Kurniati
Pelantikan pejabat di lingkup pemerintah Kota Pangkalpinang, Senin (5/8/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pejabat pemerintah Kota Pangkalpinang kembali dirotasi. Ada 11 nama yang dimutasikan dari berbagai OPD (organisasi perangkat daerah), tiga diantaranya di-nonjob-kan. Kali ini pelantikan Jabatan dilakukan sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam mewakili Wali Kota Pangkalpinang. 

"Ada evaluasi dari Wali Kota selaku pejabat pembina. Siapapum setiap saat bisa dilantik dan di-nonjob-kan. Saya berharap, setelah bertugas untuk bisa menyesuaikan dengan OPD terkait. Semoga bisa mengemban amanah dengan baik," ujar Radmida, Senin (5/8/2019).

Radmida menuturkan setiap hari Wali Kota memang selalu mengevaluasi kinerja jajarannya. Dia menyatakan, Wali Kota akan selalu memantau evaluasi dan bila dirinya merasa kinerja pejabat tersebut kurang baik, tidak menutup kemungkinan akan menempatkan jabatan lain bahkan bisa di-nonjob-kan.

"Ada tiga yang nonjob. Satu sedang mengurusi untuk pindah ke provinsi dan dua lagi mungkin itu evaluasi dari Wali Kota. Pak Wali lah yang dapat melihat dan menentukannya," sambung Radmida.

Lebih lanjut, semua Eselon III diwajibkan memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa. Pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan enam bulan lalu terkait hal ini dan mewajibkan Eselon III memilikinya. Dia menegaskan yang tidak memiliki dalam kurun waktu satu tahun, akan kembali dievaluasi.

"Pejabat yang memiliki sertifikat barang dan jasa biasanya pejabat pengadaan, pejabat pembuat komitmen. Kita memang seharusnya memiliki tanggung jawab, minimal dibidangnya dengan kegiatan masing-masing tersebut," tambahnya.

Mengenai pelantikan jabatan, Radmida tidak mengetahui apakah dalam waktu dekat akan dilakukan kembali. Hanya saja, menurut dia, ini bisa saja dilakukan sewaktu-waktu, bukan hanya bagi eselon III atau IV, tetapi bisa juga kepada eselon II.

(bangkapos.com / Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved