Berita Pangkalpinang

Penjelasan EGM PT Angkasa Pura II Terkait Pesawat Garuda yang Gagal Mendarat

Maskapai Garuda Indonesia jurusan Jakarta-Pangkalpinang dengan nomor penerbangan GA 136 tadi siang sempat batal mendarat (Go Around) di bandara.

Penjelasan EGM PT Angkasa Pura II Terkait Pesawat Garuda yang Gagal Mendarat
bangkapos.com/Muhammad Rizki
Executive General Manager PT Angkasa Pura 2, Chuanda. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Chuanda saat dihubungi bangkapos.com membenarkan jika maskapai Garuda Indonesia jurusan Jakarta-Pangkalpinang dengan nomor penerbangan GA 136 tadi siang sempat batal mendarat (Go Around) di bandara.

Ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang biasa di dunia penerbangan, hal tersebut biasanya ditujukan untuk keselamatan penerbangan. Sehingga menurutnya tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan terkait hal tersebut.

"Ga ada alasan yang berarti sih, itu karena alasan untuk alasan penerbangan, ga ada yang perlu di khawatirkanlah," ujar Chuanda, Senin (5/8) kepada bangkapos.com

Ia juga mengatakan jika dirinya baru tahu akan hal tersebut, karena tidak ada yang melaporkan hal tersebut kepada dirinya dikarenakan hal tersebut merupakan hal yang biasa dalam dunia penerbangan.

Terkait kesaksian dari penumpang bahwa adanya pesawat kecil yang posisinya berada lebih rendah di bawah pesawat Garuda Indonesia, yang juga sedang menuju ke Bandara.

Chuanda dapat memastikan bahwa sangat tidak mungkin jika ada dua penerbangan yang akan mendarat dalam satu waktu, karena semua sudah ada prosedurnya.

"Ga mungkin ada 2 pesawat yang mendarat dalam satu waktu, go around itu ada prosedurnya dan biasa hal itu dalam dunia penerbangan," pungkas Chuanda.

Sebelumnya maskapai Garuda Indonesia jurusan Jakarta-Pangkalpinang (GA136), siang tadi Senin (5/8/2019) dikabarkan mengalami gagal landing di Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang.

Hal ini disampaikan oleh satu diantara penumpang yang pada saat itu sedang berada di dalam pesawat, kronologis kejadiannya adalah pada saat pesawat Garuda Indonesia akan mendekati runaway bandara dari arah Sungailiat.

Tanpa alasan yang jelas tiba-tiba pesawat kembali mengudara, barulah saat pesawat kembali mengudara terdengar pengumuman dari pilot bahwa ada kesalahan teknis di runaway bandara, sehingga pesawat yang semestinya landing harus kembali mengudara, dan berputar terlebih dahulu.

Namun pada saat pesawat kembali mengudara, penumpang yang duduk disebelah kiri pesawat melihat ada pesawat yang ukurannya lebih kecil dari arah yang berlawanan menuju ke bandara. Pada saat itu posisinya lebih rendah dari pesawat yang ia tumpangi. Setelah melakukan putaran kedua barulah pesawat dapat landing dengan sempurna.

"Pas mau mendarat ga jadi mendarat karena kata pilotnya ada masalah di runaway, artinya kan kalau ada permasalahan di runaway berarti tidak ada permasalahan di cuaca," ujar penumpang tersebut, Senin (5/8) kepada bangkapos.com.

(bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved