Berita Pangkalpinang

Tahun Depan Rencana Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Waduk Eka Guna

Perencanaan waduk Eka Guna ini terkendala pembebasan lahan yang memerlukan anggaran.

Tahun Depan Rencana Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Waduk Eka Guna
bangkapos.com/Ira Kurniati
Kepala Dinas PU Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pembangunan waduk Eka Guna yang dicanangkan pemerintah pusat di Pangkalpinang 2017 lalu, saat ini sedang tahap menginventarisir pembebasan lahan. Perencanaan waduk Eka Guna ini terkendala pembebasan lahan yang memerlukan anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar mengatakan berdasarkan feasibility study Bappeda lahan tersebut ada 93 hektar tetapi pemerintah kota hanya menggunakan 37 hektar yang termasuk untuk membangun embungnya. Sedangkan lahan yang akan dibebaskan seluas 17 hektar.

"Kawasan konservasinya tetap 93 hektar, hanya yang kita butuhkan 37 hektar. Status lokasi sudah status quo artinya tidak boleh diperjual beli kan," kata Suparlan, Senin (5/8/2019).

Dia menuturkan pemerintah kota memiliki keseriusan untuk membangun waduk Eka Guna yang berlokasi di lelap kulan Kampak, Kelurahan Tua tunu Indah (hulu sungai rangkui). Dianggaran perubahan dan tahun depan pihaknya akan melakukan pembebasan lahan tersebut.

Hanya saja yang menjadi kendala yakni kewenanang pihaknya hanya sebatas lima hektar untuk pembebasan lahan. Sedangkan diatas lima hektar dilakukan badan pertanahan provinsi maupun pusat sehingga tidak bisa dilakukan secara langsung dan membutuhkan waktu bertahap hingga sampai pada pembebasan 17 hektar tersebut.

"Kalau sudah dibebaskan, tahun 2021 kita siap aksi langsung," tambahnya.

Dia mengatakan sesuai DED (Detail Engineering Desain) tahun 2017 pembangunan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 200 Milyar untuk pembangunan fisik. Teatment pengolahan air juga akan dibantu balai cipta karya. Pihaknya membantu dalam pembebasan lahan dengan anggaran sekitar Rp 20 Milyar.

"Kita nanti sharing akan bangun apa sesuai APBD kita untuk embung yang bersangkutan," tutupnya.

(bangkapos.com / Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved