Berita Pangkalpinang

Video ASN Pemprov Babel Laporkan Gubernur ke Polda karena Dinonjobkan dan Merasa Dipermalukan

Lima orang ASN di lingkup Pemprov Kepulauan Bangka Belitung melaporkan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Senin (5/8/2019).

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Lima orang ASN di lingkup Pemprov Kepulauan Bangka Belitung melaporkan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Senin (5/8/2019).

Ini terkait mereka merasa dipermalukan di depan peserta apel sore yang dipimpin oleh Erzaldi Rosman.

Beberapa ASN yang datang melapor adalah Hermanto dari BPBD Babel, Hudamsyutin Kasubag Umum Dinas Lingkungan Hidup, Medi Umari dari Dinas Perhubungan.

Menurut Hudamasyutin, ia melaporkan Gubernur karena merasa dipermalukan pada saat acara pelantikan sore tadi. Dia dan lima belas ASN lain dipisahkan oleh Gubernur dari peserta yang lain dan diumumkan di depan peserta lain bahwa mereka dinonjob.

Ia mengatakan jika alasan Gubernur menonjobkan mereka karena mereka tidak memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa, padahal menurutnya ia sudah memiliki sertifikat tersebut.

"Yang saya tangkap adalah Pak Gubernur menonjobkan kami gara gara kami tidak memiliki sertifikat, ini! Ini apa pak ?," ujar Hudamasyutin geram, Senin (5/8) sambil memperlihatkan sertifikatnya.

Ia mengaku jika dirinya malu ketika di ruang pelantikan tadi, ia merasa seperti tidak ada harga diri dan diperlakukan seolah-olah sudah membuat kesalahan indisipliner.

Sebanyak 16 orang pejabat eselon 3 dan eselon 4 dinonjobkan. Bahkan mereka langsung dipisahkan dari barisan tersendiri. Padahal mereka menerima undangan untuk dilakukan pelantikan ternyata malah dinonjobkan dan diumumkan dalam apel sore.

Penulis: tidakada020
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved