Berita Pangkalpinang

Didit Sebut Perlakuan Gubernur Erzaldi yang Menonjobkan Para ASN Kurang Etis

Ketua DPRD Didit Srigusjaya mengatakan ia merasa prihatin dengan adanya keluhan sejumlah ASN yang mengaku dinonjobkan oleh gubernur Babel

Didit Sebut Perlakuan Gubernur Erzaldi yang Menonjobkan Para ASN Kurang Etis
(Muhammad Rizki/R1)
ASN Pemprov Saat Beraudiensi Dengan Ketua DPRD Provinsi Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mendengar keluhan dari para ASN Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang merasa dipermalukan oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, Ketua DPRD Didit Srigusjaya mengatakan ia merasa prihatin dengan kejadian tersebut.

Ia merasa jika semua ASN yang datang mengadu kepadanya adalah orang-orang baik yang tidak memiliki permasalahan apa pun dalam hal pekerjaan.

Didit mengatakan jika ia tidak bisa menghakimi layak atau tidaknya para ASN tersebut diperlakukan seperti itu, dan ia menghormati keputusan gubernur karena menurutnya hal tersebut memang hak prerogatif gubernur. Namun ia merasa bahwa perlakuan gubernur kepada para ASN yang dinonJobkan kurang etis.

"Saya sih bicara layak ga layak saya kurang tahu, tapi menurut saya kurang etis lah ya. Mereka dipisahkan seolah-olah mereka itu tervonis bersalah, tapi itu hak prerogratif gubernur," ujar Didit, Selasa (6/8) kepada wartawan.

Didit menambahkan bahwa hal ini sudah viral, dan ia sendiri mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi ini dari ketua DPRD Provinsi Jambi, melalui pesan singkat WhataApp (WA).

Didit mengatakan bahwa ia akan terlebih dahulu mengkonfirmasi hal ini dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Babel pada tanggal 13 Agustus pekan depan, dan ia mengatakan bahwa kebijakan harus memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa tersebut merupakan kebijakan lokal.

"Kita tanya dulu komponen apa saja yang membuat seorang ASN bisa dinonJob, nah dari sekian banyak komponen mereka terpenuhi tidak," jelas Didit.

Didit juga mengatakan ia juga akan melihat apakah ASN yang baru dilantik memenuhi komponen untuk dilantik, karena Didit juga mengatakan bahwa ia sudah mengantungi empat nama yang tidak memenuhi syarat tidak memiliki sertifikat namun tetap dilantik dan dipertahankan.

"Makanya saya mau kroscek dulu bener ga nama-nama tersebut," ujar Didit, sembari memperlihatkan kertas putih dalam posisi terbalik yang bertuliskan nama-nama ASN tersebut.

Ia mengatakan bahwa ia tidak bermaksud untuk membela gubernur, namun menurutnya ada kemungkinan bahwa gubernur juga tidak mengetahui hal tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved