Berita Pangkalpinang

Gubernur Bermaksud Memberi Arahan dan Pembinaan

Justru gubernur ingin memacu agar para pejabat yang belum memiliki sertifikat untuk segera mengikuti ujian pejabat pengadaan barang dan jasa

Gubernur Bermaksud Memberi Arahan dan Pembinaan
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Sejumlah ASN Pemprov Kepulauan Bangka Belitung yang merasa dipermalukan oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman karena di nonjobkan di apel sore dan diumumkan kemudian dipisahkan dari barisan tersendiri Senin (5/8/2019).deddy marjaya 

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG- Menanggapi sejumlah ASN yang melaporkan Gubernur Babel ke Polda, Kabag Humas dan Protokol Pemprov Babel, Irwanto memberikan klarifikasi secara tertulis yang dikirimkan ke Bangkapos.com.

Dalam klarifikasi tersebut, Pemprov Babel melalui Pj Sekda Yulizar Adnan menyatakan terjadinya peristiwa tersebut merupakan kesalahan informasi dan salah paham antara beberapa ASN dengan Gubernur Erzaldi.

Menurut Yulizar kejadian bermula saat Pemprov Babel menggelar acara pelantikan 117 pejabat struktural eselon III dan IV serta pejabat fungsional tertentu di kantor gubernur pada Senin (5/8/2019).

"Selain itu hadir pula ASN Pemprov Babel yang kebetulan tidak ikut kegiatan senam pagi pada Jumat lalu dan akan mendapatkan pembinaan dari pihak BKPSDM Babel," ujar Yulizar Selasa (6/8/2019).

ASN Dinonjob Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Temui Ketua DPRD

Video ASN Pemprov Babel Laporkan Gubernur ke Polda karena Dinonjobkan dan Merasa Dipermalukan

Dikatakan Yulizar, pada saat memberikan pengarahan di hadapan ASN dan pejabat yang hadir, Gubernur Erzaldi sempat menyinggung tentang perlunya setiap pejabat di lingkungan Pemprov Babel memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa.

"Tentu saja dengan mengantongi sertifikat ini diharapkan para pejabat lebih paham dan mengerti dalam melaksanakan tugas, khususnya yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa sehingga tidak menghadapi permasalahan di kemudian hari," kata Yulizar sebagaimana tertulis dalam klarifikasi yang disampaikan Irwanto.

Selain itu masih dikatakan Yulizar, gubernur lantas menjelaskan bahwa bagi pejabat yang tidak memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa maka kedudukan mereka sebagai pejabat struktural akan dipertimbangkan lagi.
"Jadi bukan asal langsung dinonjobkan seperti informasi atau persepsi yang mereka terima," tukas Yulizar.

ASN Laporkan Gubernur Ke Polda Babel
ASN Laporkan Gubernur Ke Polda Babel (bangkapos.com)

Yulizar menegaskan, tak ada maksud gubernur untuk mempermalukan para ASN. Justru gubernur ingin memacu agar para pejabat yang belum memiliki sertifikat untuk segera mengikuti ujian pejabat pengadaan barang dan jasa.

"Bahkan ujian ini telah dilaksanakan beberapa kali yang semua biaya dan fasilitasnya ditanggung oleh Pemprov Babel sendiri," kata Yulizar.

Untuk itu Yulizar berharap agar kesalahpahaman ini bisa diselesaikan dengan baik kendati menyesalkan langkah ASN yang melapor ke Polda atau pihak lainnya.

"Jadi sekali lagi kami tegaskan bahwa gubernur hanya memberikan pembinaan dan arahan saja dan tak ada maksud lainnya. Nantinya persoalan ini juga akan kami selesaikan secara internal dengan melibatkan berbagai pihak terkait agar kejadian seperti ini tak terulang kembali," pungkas Yulizar. (*/ufi)

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved