Berita Bangka Barat

Kapolsek Simpang Teritip Datangi Penambang di Desa Mayang Sampaikan Pelarangan Tambang Ilegal

Pasca kecelakaan tambang yang sudah menelan 7 korban jiwa di Desa Mayang Kabupaten Bangka Barat, Kapolsek Simpang Teritip mulai melakukan sosialisi

Kapolsek Simpang Teritip Datangi Penambang di Desa Mayang Sampaikan Pelarangan Tambang Ilegal
istimewa
Polsek Simpang Teritip melakukan sosialisasi terkait pelarangan aktifitas tambang ilegal di Bukit Panjang, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (6/8/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pasca kecelakaan tambang yang sudah menelan tujuh korban jiwa di Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Kapolsek Simpang Teritip mulai melakukan sosialisasi, Selasa (6/8/2019).

Sosialisasi dilakukan terkait pelarangan tambang ilegal dan tindak pidana tambang ilegal.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Kanit Binmas, Kanit Intel, Bhabinkamtibmas Desa Mayang, dan Kadus Desa Mayang. Hadir juga sekitar 50 penambang di lokasi penambangan Bukit Panjang, Desa Mayang.

"Jangan sampai ada lagi yang menjadi korban. Kita minta aktivitas tambang ilegal di Desa Mayang ini untuk dihentikan seluruhnya,"ujar Kapolsek Simpang Teritip, Iptu Astrian Tomi.

Ia menilai tambang ilegal yang dikerjakan oleh masyarakat sangat berbahaya. Setidaknya sudah 7 korban meninggal dunia di Kecamatan Simpang Teritip.

Selain dinilai berbahaya, tambang ilegal yang dikerjakan oleh penambang ini tidak memiliki izin dan sudah melanggar hukum.

"Sementara ini kita berikan imbauan dulu, setelah itu baru dilakukan penegakan hukum. Harapan kita masyarakat bisa mentaati aturan hukum," pungkas Tomi.

(bangkapos.com / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved