Berita Sungailiat

Kasus Kematian Mbah Surip di Belinyu, Pembunuhnya Resmi Jadi Narapidana

Akhirnya Ambo Adi alias Andi resmi menjadi narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukitsemut Sungailiat Bangka.

Kasus Kematian Mbah Surip di Belinyu, Pembunuhnya Resmi Jadi Narapidana
bangkapos.com/Fery Laskari
Tampak Ambo Adi alias Andi, mengenakan kaus tahanan warna orange, duduk dikawal anggota kepolisian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Akhirnya Ambo Adi alias Andi resmi menjadi narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukitsemut Sungailiat Bangka. Pasalnya, vonis 15 tahun penjara yang dijatuhkan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka 11 Juli 2019 lalu, kini telah dipastikan memiliki kekuatan hukum.

Ketua pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Fatimah diwakili Humas Pengadilan, R Narendra Mohni kepada bangkapos.com, Selasa (6/8/2019) memastikan status yang kini telah disandang oleh Ambo Adi. Terpidana yang dimaksud sebelumnya saat sidang putusan dinyatakan terbukti bersalah secara sadar melakukan pembunuhan berencana yang mengakibatkan korban, Suripto alias Mbah Surip (60) merenggang nyawa.

Aksi Ambo Adi tergolong sadis karena ia tak hanya memukul kepala korban namun ia juga membuang jasad korban ke dalam sumur rumah korban di Kecamatan Belinyu Bangka.

Terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, seperti tertuang dalam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Cabjari Belinyu sebelumnya.

"Sehingga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat dipimpin Ketua Majelis Hakim, Fatimah pada 11 Juli 2019 lalu, menjatuhkan vonis lima tahun penjara. Putusan itu diterima terdakwa (Ambo Adi) tanpa ada upaya banding, sehingga putusan dipastikan inkrah," tegas Narendra.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved