Berita Bangka Barat

Kisruh di TI Apung Selindung, Tagih Uang Sabu Bawa Senpi hingga Ada Penembakan

Pengancaman tersebut terkait hutang piutang pembelian narkoba jenis sabu. Pelaku Nang Cik mengancam kedua korban dengan senjata tajam dan senjata

Kisruh di TI Apung Selindung, Tagih Uang Sabu Bawa Senpi hingga Ada Penembakan
Istimewa
Tim buser Polres Bangka Barat berhasil menangkap pelaku pengancaman dan kepemilikian senjata api, Nang Cik di Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (6/8/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bikin kisruh di lokasi tambang ilegal perairan Dusun Selindung, Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (5/8/2019) sekitar pukul 10.00 Wib, bos tambang ilegal dicari aparat kepolisian.

Bos tambang ilegal, yang diketahui bernama Nang Cik (31) tinggal di Kp. Air Samak Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Dia dilaporkan telah mengancam dua penambang Ari Sandi (20), Anton (18) warga Selapan, Provinsi Sumsel.

Pengancaman tersebut terkait hutang piutang pembelian narkoba jenis sabu-sabu. Pelaku Nang Cik mengancam kedua korban dengan senjata tajam dan senjata api diduga rakitan.

Informasi yang dihimpun bangkapos.com, Selasa (6/8/2019), pelaku Nang Cik dan adiknya datang menggunakan speed boat ke ponton TI Apung, Mawi di perairan Dusun Selindung.

Saat bertemu dengan Ari, Nang Cik minta pembayaran hutang pembelian sabu-sabu Rp 300.000 sambil menarik baju dan menjambaknya.

Ari pun dari ponton TI Apung langsung menuju ke pinggir pantai mengambil uang yang diminta Nang Cik.

Kemudian Nang Cik mendatangi Anton. Melihat ada Nang Cik menagih hutang, Anton pun berlari. Apalagi dikejar oleh Nang Cik sambil membawa pisau dan menembakkan pistolnya ke udara.

Mendengar ada letusan senjata, Anton pun terjun ke laut dan berenang ke pinggir pantai.

Beruntung, Anton berhasil diselamatkan oleh pamannya, Amoi dan dibawa ke menggunakan speed boat ke pinggir pantai.

Akibat kejadian tersebut siku tangan kiri anton terluka terkena pinggiran ponton TI apung.

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Rais Muin saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Saat ini tersangka sudah kita amankan berikut barang bukti senpinya," kata Rais Muin.

Dia menambahkan hingga saat ini kasus tersebut masih diselidiki. Terkait kepemilikan senjata api dan lainnya.

(bangkapos.com / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved