Berita Pangkalpinang

LPPOM MUI Babel Serahkan Sertifikasi Halal Produk Lada MTH Corp

LPPOM MUI Babel mengeluarkan sertifikasi halal kepada MTH Corp yang memiliki penjualan produk lada

LPPOM MUI Babel Serahkan Sertifikasi Halal Produk Lada MTH Corp
Bangkapos/irakurniati
Penyerahan sertifikasi halal oleh LPPOM MUI kepada MTH Corp, dihadiri wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Selasa (6/8/2019) 

BANGKAPOS.COM - LPPOM MUI Babel mengeluarkan sertifikasi halal kepada MTH Corp yang memiliki penjualan produk lada. Penyerahan sertifikasi halal ini berlangsung di Novotel, Selasa (6/8/2019).

Ketua MUI Bangka belitung, Zayadi, mengatakan, Majelis Ulama Indonesia diamanahkan sesuai Undang-Undang nomor 33 tahun 2014 untuk penyelenggaraan produk halal dan memberikan sertifikasi halal produk yang beredar dimasyarakat.

Menurutnya, hal ini untuk melindungi keluarga maupun masyarakat dan menghindari makanan yang tidak halal. Sebab, makanan halal sudah dipastikan kandungan gizi dan higienisnya.

"Kita juga mengedukasi ke masyarakat supaya peduli dengan makanan halal. Kalau halal sudah pasti higienis, kandungan gizi nya terjamin. Kalau kita beli produk, lihat terlebih dahulu sudah ada belum label halal dari MUI," ujar Zayadi kepada bangkapos.com.

Dia menuturkan, setelah diberi sertifikat halal, ada sistem jaminan halal yang memantau agar pola makanan tersebut tidak dirubah.

Direktur LPPOM MUI Bangka belitung, Nardi Pratomo, menambahkan, pengajuan pembuatan sertifikat halal tida memakan waktu lama. Proses nya sekitar satu bulan, bahkan bisa dilakukan selama dua minggu dengan catatan audit memo dikerjakan dengan baik.

"selama saran perbaikan dikerjakan, bisa cuma dua minggu. Alhamdulillah kita ada kemajuan, biasanya mengurusi ini empat bulanan, sekarang sudah efisien bisa satu bulanan baik itu industi besar maupun kecil," kata Nardi.

Dia menuturkan, biaya pembuatan sertifikat halal di Pangkalpinang untuk pembuatan baru sekitar Rp 2,5 juta. Sedangkan perpanjangan sertifikasi Rp 1,6 juta dan Rp 4,5 juta kisaran pembuatan untuk resto besar.

CEO MTH Corp, Michael Hardjadinata, mengatakan, pihaknya turut pada peraturan pemerintah yang mempersayaratkan setiap produk makanan hatrus memiliki sertifikasi memadai, sebagai syarat mutlak.

"Kita peraturan pemerintah, bahwa makanan itu harus bersih dan higienis. Kita ikut peraturan harus memiliki sertifikasi dalam hal ini sertifikasi halal ya," jelas Michael.

Sementara, wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, yang hadir dalam penyerahan sertifikasi halal ini, mendukung setiap industi di wilayah nya dalam hal pelabelan halal oleh MUI. Dia mengatakan, dalam hal ini pihaknya sebatas memfasilitasi.

"kita fasilitasi supaya investasi lebih kondusif lagi. Saya hadir dan turut menyerahkan sertifikasi halal yang dilakukan oleh MUI dan LPPOM MUI ini," ujar Molen.
(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved