Berita Pangkalpinang

Sahriman Sudah Komunikasi dengan Gubernur terkait Pelaporan ASN ke Polda

Keduanya berkoordinasi terkait aksi pelaporan sejumlah ASN pemprov kepada Polda Babel karena merasa tidak puas di-nonjob-kan

Sahriman Sudah Komunikasi dengan Gubernur terkait Pelaporan ASN ke Polda
(Muhammad Rizki/R1)
ASN Pemprov Saat Beraudiensi Dengan Ketua DPRD Provinsi Babel. 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Bangka Belitung Sahirman Jumli menyatakan telah bertemu dan berkomunikasi dengan Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

Keduanya berkoordinasi terkait aksi pelaporan sejumlah ASN pemprov kepada Polda Babel karena merasa tidak puas di-nonjob-kan dan merasa dipermalukan pada pelantikan ratusan pejabat eselon III, IV, dan jabatan fungsional tertentu, Senin (6/8/2019).

Kepala BKPSDM Babel Sayangkan Pelaporan ASN ke Polda: Seharusnya Tabayun Dulu

Sahirman mengatakan, Kombes Pol (purn) Zaidan juga telah mengontak dirinya guna berkoordinasi mengenai pelaporan tersebut. Zaidan selama ini diketahui adalah staf khusus bidang hukum Gubernur Babel.

Lalu seperti apa sikap Gubernur Babel Erzaldi Rosman terkait ini? "Biasa ini, namanya juga pejabat publik," ujar Sahirman, Selasa (6/8/2019).

Sahirman bertemu Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat acara subuh berjamaah di Sungailiat dan ngopi pagi di salah satu warkop di Pangakalpinang. Selain itu, Pemprov Babel diketahui juga menanggapi pelaporan ini lewat tertulis melalui Penjabat Sekda Babel Yulizar yang disampaikan Kabag Humas Setda Babel Irwanto.

Sahirman mengatakan, sejumlah ASN yang disebut di-nonjob-kan kemarin juga sudah ada yang datang berkomunikasi dengan dirinya.

"Kami sampaikan, dan jelaskan, tidak ada niat gubernur untuk mempermalukan. Niat gubernur untuk nasihat. Satu, untuk proteksi, kedua, ASN harus siap dengan cepatnya perubahan regulasi," kata Sahirman.

Sebelumnya, Sahirman menyayangkan adanya aksi sejumlah ASN pemprov yang melaporkan Gubernur Babel Erzaldi Rosman pasca pelantikan ratusan pejabat eselon III, IV, dan jabatan fungsional, Senin (5/8/2019).

Gubernur Erzaldi dilaporkan ke Polda Babel karena sejumlah ASN merasa tidak puas di-nonjob-kan dan merasa dipermalukan pada pelantikan kemarin.

Meskipun pelaporan itu adalah hak para ASN tersebut, menurut Sahirman, seharusnya permasalahan ini diselesaikan terlebih dahulu di tingkat internal pemprov.

"Seharusnya kalau ia mengerti cara kerja ASN, ketika tidak puas dengan kebijakan pimpinan, jangan melapor ke eksternal dulu, tabayun dulu, konfirmasi dulu ke BKPSDM," kata Sahirman menjelaskan kisruh ini panjang lebar saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/8/2019).

Dia mengatakan, para ASN yang tak puas ini sebenarnya belum di-nonjob-kan. Belum ada SK bahwa mereka di-nonjob.

"Status mereka off dulu, jabatan mereka diisi oleh yang punya sertifikat," ujar Sahirman.

(bangkapos.com /Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved