Idul Adha 2019

3 Pemahaman Keliru tentang Kurban Menurut Syeikh Ali Jaber, Satunya Upah Sembelih dengan Kepala Sapi

Syeikh Ali Jaber meluruskan beberapa pemahaman yang keliru tentang tata cara pelaksanaan ibadah kurban.

3 Pemahaman Keliru tentang Kurban Menurut Syeikh Ali Jaber, Satunya Upah Sembelih dengan Kepala Sapi
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Hewan kurban sapi yang dijajakan di Sapi Center, Bangka Tengah. 

BANGKAPOS.COM - Di Indonesia ternyata pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ibadah kurban masih banyak yang keliru, bahkan masih banyak yang belum memahaminya.

Satu di antara hal yang keliru tersebut yakni, soal upah penyembelihan hewan kurban.

Syeikh Ali Jaber meluruskan beberapa pemahaman yang keliru tentang tata cara pelaksanaan ibadah kurban.

Ada tiga hal yang beliau sorot yaitu tentang jumlah kurban perorang, memakan daging kurban dan pembayaran ongkos penyembelihan dengan kulit hewan kurban.

1. Jumlah Kurban

Persoalan pertama yang beliau luruskan adalah tentang jumlah kurban. Ada pemahaman yang berkembang di masyarakat, satu orang berkurban dengan satu ekor kambing.

Apabila dalam sebuah keluarga ada lima orang anak, maka menjadi genap tujuh orang sehingga  berkurban dengan 1 ekor sapi (konversi dari 7 ekor kambing).

Jika tidak mampu, maka bisa berkurban dengan kambing dahulu, misal tahun ini mampu 1 ekor kambing atas nama istri, tahun depan atas nama anak, demikian seterusnya hingga seluruh anggota keluarga sudah dijatah per 1 ekor kambing.

"Ini hal keliru! Kurban berbeda dengan aqiqah dan zakat fitrah yang dihitung perorang. Kurban hitungannya perkeluarga bukan perorang.

Ketika Nabi Ibrahim AS hendak menyembelih Ismail, diganti dengan 1 ekor kambing oleh Allah SWT, padahal Ibrahim beserta 2 istri dan 2 anak harusnya lima ekor.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved