Buruan Beli iPhone Sekarang, Bulan Depan Harganya Bakal Naik, Ternyata Ini Penyebabnya
Buruan Beli iPhone Sekarang, Bulan Depan Harganya Bakal Naik, Ternyata Ini Penyebabnya
Buruan Beli iPhone Sekarang, Bulan Depan Harganya Bakal Naik, Ternyata Ini Penyebabnya
BANGKAPOS.COM -- Harga iPhone disinyalir bakal semakin mahal bulan depan.
Adapun hal ini tak lepas dari tweet Presiden AS, Donald Trump.
Melalui sebuah tweet, pemimpin AS yang kontroversial ini mengumumkan penerapan pajak sebesar 10 persen ke produk-produk senilai 300 miliar dollar AS yang diimpor dari China.
Adapun penerapan pajak terhadap barang-barang impor dari China ini bakal berlaku bulan depan, tepatnya pada 1 September mendatang.
"Amerika Serikat, mulai tanggal 1 September, bakal menerapkan pajak tambahan sebesar 10 persen kepada barang dan produk senilai 300 miliar dollar AS yang diimpor dari China" ujar Trump di akun Twitternya.
• Ini Ternyata 6 Aturan Minum Kopi yang Baik agar Tidak Berdampak Buruk Bagi Kesehatan
"Ini belum termasuk (barang dan produk) senilai 250 miliar dollar AS yang telah kena pajak 25 persen," kata seperti dikutip CulftoMac.
Untuk diketahui, iPhone dan laptop termasuk dalam kategori barang impor senilai 300 miliar dollar AS yang disebut oleh Trump.
Apple pun memang mengandalkan rekanan manufakturnya di Negeri Tirai Bambu, Foxconn, untuk urusan memproduksi iPhone yang kemudian dikirim ke AS.
Dengan begitu, ada kemungkinan harga iPhone di AS akan lebih mahal jika penerapan pajak berlaku di kemudian hari.
• Beda Kisah Cinta Ahok, Bersemi dari Injak Kaki di Gereja & di Balik Dinding Penjara, Romantis Mana?
Apple pun terkena dampak langsung dari pernyataan Trump ini.
Harga saham Apple turun 2 persen setelah Trump menyatakan keputusan penerapan pajak ini.
Sebelumnya, Trump dan Presiden China, Xi Jingping, memang sempat bertemu di ajang konferensi G20 untuk membicarakan persoalan kesepakatan antar dua negara, salah satunya masalah pajak barang impor dari China ke AS.
Namun, dengan adanya keputusan dari Trump yang tampak memojokkan China ini, pembicaraan kedua kepala negara terkait kerja sama perdagangan ini boleh dibilang kurang berjalan dengan mulus.
(*)
• Xiaomi Kini Tak Perlu Listrik, Ponsel Terbarunya Bakal Pakai Panel Surya, Ini Jelasnya
• Senyum Dalam Kesedihan, Pasangan Ini Buktikan Kesetiaan dari Hidup Primitif Hingga Mempunyai Rumah
• Beginilah Detik-detik Pencairan Bongkahan Es Terburuk Dalam Sejarah Dunia, 12 Miliar Ton Sehari
• Disaksikan Mama Rieta-Amy, Raffi Grogi Saat Nyanyi Bareng Yuni Shara, Gigi Mendadak Muncul Begini
• Siap-siap Sabtu ini, Asteroid 4 Kali Lipat Lebih Besar dari Monas akan Melintasi Bumi
• Pria Penuh Tindik Ini Ubah Penampilan Demi Kekasih, Transformasinya Manglingi, ini Wajahnya Sekarang
• Bung Karno Akui Ada Peran Kupu-kupu Malam di Perang Kemerdekaan, Pelacur Mata-mata Terbaik di Dunia