Berita Pangkalpinang

Molen Goyang Delapan Jari

Delapan bulan bukan waktu yang lama bagi Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil untuk berprestasi.

Molen Goyang Delapan Jari
Bangkapos.com/Ibnu Taufik Juwariyanto
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil yang akrab disapa Molen bertemu dengan Pimpinan dan Kru Bangka Pos, Kamis (6/8/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Delapan bulan bukan waktu yang lama bagi Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil untuk berprestasi.

Di bawah kepemimpinannya yang belum genap satu tahun, sudah banyak perubahan pada wajah ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Setidaknya itulah gambaran umum yang disimbolkan dari goyang gelapan jari pria yang akrab disapa Molen saat bercerita di depan General Manager Business Bangka Pos Group Daryono, Editor in Chief  Bangka Pos Group Taufik Juwariyanto dan rombongan yang mendatangi kediamannya, Selasa (6/8/2019) siang.

Molen bukan orang baru dalam dunia pemerintahan. Seluk beluk jalannya roda pemerintahan sudah pernah dirasakan suami Monica Haprinda ini.

Sebelum menjabat menjadi Wali Kota Pangkalpinang, Molen duduk di kursi orang nomor satu Ogan Komering Ulu periode 22 Agustus 2015–16 Februari 2016 sebagai Penjabat Bupati OKU (wikipedia). 

"Baru delapan bulan bro, tapi pendapatan kita sudah naik," begitu kata Molen sembari menebar senyum dan menunjukkan delapan jarinya di depan Bangka Pos Group.

Memimpin ibukota provinsi tentu tidak mudah kata Molen. Meski demikian, ia mengaku akan berusaha keras untuk mengubah wajah kota Pangkalpinang agar lebih warna warni dan benar-benar menjadi kota yang dibanggakan masyarakat.

"Tiang listrik di sepanjang Jalan Sudirman akan cantik, lihat saja nanti. Semuanya sudah dikonsep. Kita juga sudah jalin kerjasama telkom, PLN dan lainnya untuk menata kabel listrik, misalnya bawah tanah," tutur Molen.

Tak sampai di situ, Molen pun sudah mendata dan mengecek langsung sejumlah lokasi yang akan diubahnya menjadi lebih menarik.

Satu di antaranya adalah kampung nelayan di seputaran jalan RE Martadinata. Meski mengaku memiliki anggaran yang terbatas, Molen yakin bisa bermanuver melalui kementerian dan lainnya di pusat. 

Halaman
123
Penulis: ediyusmanto
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved