Video PLN Babel Ajak Jurnalis Tinjau Perbaikan Mesin PLTU Air Anyir

Abdul Muchlis mengatakan hari ini sengaja mengajak para jurnalis untuk melihat langsung bagaimana kondisi pembangkit listrik PLTU Air Anyir

BANGKAPOS.COM -- General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIW Babel, Abdul Muchlis mengatakan hari ini sengaja mengajak para jurnalis untuk melihat langsung bagaimana kondisi pembangkit  yang kita nikmati setiap hari selama 24 jam.

"Seperti apa proses memproduksi listriknya, apa saja dan bagaimana kita memelihara dan memperbaiki mesin pembangkit listrik ini. Kenapa hari ini kita mengajak para jurnalis karena mumpung saat ini mesin pembangkit sedang stop beroperasi sehingga kita bisa melihat bersama kondisinya, kalau mesin lagi beroperasi tentunya orang yang tidak biasa tidak akan kuat meninjau kesana. Kalau kita disana sudah biasa 24 jam karena memang sudah menjadi tugas rutin kita," kata Abdul Muchlis, Rabu (07/08/2019) di ruang pertemuan PLTU Air Anyir.

Abdul Muchlis menjelaskan PLTU Air Anyir menggunakan bahan bakar batubara untuk memanaskan air dalam boiler menjadi uap.

"Air laut dari sungai ini kita treatment sehingga tidak asing dan tidak membahayakan mesin, lalu dimasukkan dalam boiler untuk dipanaskan sehingga mendapatkan uap air," jelasnya.

Dilanjutkannya, uap air ini selanjutnya dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin sehingga memutar generator yang menghasilkan listrik, lalu listrik ini dialirkan ke trafo untuk dinaikkan ke transmisi, sehingga listrik bisa dialirkan ke seluruh Pulau Bangka.

"Listrik kita kirimkankan ke gardu induk, seperti Gardu Kampak Pangkalpinang lalu disalurkan sampai ke Koba, Toboali bahkan sampai Pulau Lepat. Juga ke Kelapa, Jebus, Muntok dan sekitarnya. Ada juga dialirkan Gardu Sungailiat hingga ke Belinyu dan sekitarnya hingga sampai ke rumah-rumah dan industri yang menjadi pelanggan PLN," jelas Abdul Muchlis.

Dilanjutnya, selama beroperasi mesin pembangkit ini terus beroperasi 24 jam tanpa henti, kecuali kita yang menghentikannya atau ada masalah di luar kemampuan kita.

"Seperti sekarang ini mesin pembangkit di PLTU Air Anyir ini sengaja kita hentikan, namun para pelanggan listrik PLN di rumah-rumah tentunya nggak mau padam. Jadi meskipun mesin PLTU ini sedang diservis, maka PLN harus mencari listrik dari sumber listrik dari pembangkit lainnya sehingga para pelanggan tetap bisa menikmati listrik di rumahnya," tukas Abdul Muchlis.

Ditegaskannya, kalaupun ada keluhan dari para pelanggan soal adanya pemadaman listrik, sebenarnya PLN tidak melakukan pemadaman, hanya saja kemungkinan ada gangguan di jaringan transmisi listrik sehingga membuat aliran tidak normal.  (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved