Timah

Harga Jatuh di Level Terendah, Singapura Kembali Raup Ekspor Timah Indonesia

Harga Jatuh di Level Terendah, Singapura Kembali Raup Ekspor Timah Indonesia

Harga Jatuh di Level Terendah, Singapura Kembali Raup Ekspor Timah Indonesia
bangkapos/resha juhari
Balok timah di gudang penyimpanan di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga timah dalam negeri sedang tak sehat. Komoditi unggulan di Bangka Belitung itu menyentuh posisi paling rendah selama dua tahun terakhir.

Pada 6 Agustus 2019, harga timah PB300 yang diperdagangkan ICDX berada di posisi 16.865 USD/MetrIk Ton. Angka terburuk sejak dua tahun terakhir.

Dari data yang diperoleh bangkapos.com dari ICDX, harga rata-rata semester pertama (Januari-Juli) 2019 berada di posisi 19.864 USD/Metrik Ton. Sebanyak 39.735 metrik ton timah diperdagangkan dengan nilai 789.329.729 USD.

Rata-rata harga terjadi penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2018 (periode yang sama). Pada periode Januari-Juli 2018, harga rata-rata timah 20.862 USD/Metrikton.

Dan ternyata harga rata-rata 19.864 USD/ Metrik Ton merupakan rata-rata terendah dalam tiga tahun terakhir

"Terjadi penurunan," kata Fenny Widjaja, mantan Komisari ICDX saat diminta analisanya terhadap tren harga timah oleh bangkapos.com, Rabu (7/8/2019)

Kondisi semakin mengkhawatirkan ketika harga semakin turun. Apalagi ketika harga timah di pekan pertama bulan Agustus 2019 untuk pertama kalinya menyentuh 16.865 USD/MetrIk Ton.

Apa yang menjadi penyebab harga timah turun? 

Nursalam Direktur Utama Indonesia Clearing House (ICH), perusahaan sekuritas yang menjamin perdagangan di bursa, mengungkit dampak dari meningkatnya country risk pada perdagangan timah murni batangan di Indonesia mengakibatkan bisnis timah di dalam negeri tak begitu baik,

Kondisi ini terjadi pasca tertahannya ekspor timah karena timah yang dijual diperiksa aparat dugaan berasal dari bijih timah ilegal. Meski akhirnya timah tersebut akhirnya dinyatakan pengadilan sebagai timah legal, namun kejadian itu berdampak besar.

Halaman
123
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved