Wiki Bangka

WIKI BANGKA: Menikmati Mie Aceh dengan Cita Rasa Bangka

Siapa yang tidak kenal dengan mie Aceh, makanan ini dengan mudah ditemui di setiap daerah di Indonesia, termasuk di Pangkalpinang.

WIKI BANGKA: Menikmati Mie Aceh dengan Cita Rasa Bangka
Bangkapos/Muhammad Noordin
Warung Mie Aceh di jalan Depati Hamzah, Kelurahan Air Itam Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM-- Siapa yang tidak kenal dengan mie aceh, makanan ini dengan mudah ditemui di setiap daerah di Indonesia, termasuk di Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Di Pangkalpinang, mie Aceh bisa ditemui di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Air Itam.

Pengelola warung mie aceh di jalan Depati Hamzah, Nita menyebutkan, mie aceh berbeda dengan mie-mie yang ada, terutama pada bumbu dan mie yang disajikan.

Mie Aceh
Mie Aceh (Bangkapos/Muhammad Noordin)

Dari segi rasa, mie aceh lebih gurih dan segar, bumbunya lebih berasa, warna mienya agak orange.

"Kalau di Aceh orang-orang menikmati mie ini sambil ngopi, setiap ada warung kopi pasti ada mie aceh," ungkap wanita yang sudah lima tahun menetap di Bangka ini.

Rasa di Aceh yang sesungguhnya tentu berbeda dengan dijual di Bangka, Nita mengaku menyesuaikan dengan lidah orang Bangka saat membuka mie ini.

Menurutnya orang Bangka lebih menyenangi masakan pedas dan manis, Ia pun kemudian menyesuaikan dengan menambah bumbu agar mendapati rasa tersebut.

"Kalau di Aceh sana tidak ditambah kecap manis saat masak mie ini, kecap asin saja dan bumbu-bumbu lain, nah kalau di Bangka saya tambah kecap manis, biar ada rasa manis-manisnya dikit," sebut Nita.

Mie aceh buatan Nita dijual Rp 15 ribu perporsi, jika ingin ditambah daging atau udang pengunjung dikenai Rp 25 ribu, pilihannya ada tiga, yakni kuah, goreng dan tumis.

Mie ini lebih nikmat disajikan dengan lalapan berupa bawang merah dan timun ditambah kerupuk.

"Kalau menikmati dengan kuah lebih berasa bumbunya," sebut Nita.

Warung yang buka setiap hari dari pukul 12.00 WIB sampai 23.00 WIB ini tidak hanya menjual mie, ada juga nasi goreng dan menu lainnya.

Untuk penikmat kopi Arabika Gayo dari Kabupaten Aceh Tengah bisa dicoba, kata Nita, bijinya mereka pesan langsung dari petaninya, ada juga socolatte panas, bubuk coklat asli dari petani Aceh. (Bangkapos/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved