Berita Pangkalpinang

Pedagang Sekitar RSUD Depati Hamzah Menolak Hadirnya Indomaret

Pemilik toko di seputaran RSUD Depati Hamzah lainnya juga mengatakan tidak setuju dengan adanya Indomaret.

Pedagang Sekitar RSUD Depati Hamzah Menolak Hadirnya Indomaret
Bangkapos
Salah satu toko kelontong yang berada di sekitar RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM -- Pedagang di sekitar RSUD Depati Hamzah menolak rencana beroperasinya Indomaret. Rencana beroperasinya Indomaret diinisiasi oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil dan didukung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, pada Senin, (5/8/2019). Satu dari enam lokasi Indomaret berada di sekitar RSUD Depati Hamzah.

"Bisa mematikan usaha kami itu," kata Sandi, pemilik Toko Sandi saat ditemui bangkapos.com pada Kamis, (8/8/2019).

Ia menolak rencana tersebut lantaran nantinya pembeli akan kabur ke Indomaret semua.

Molen Gugup Satu Jam Temani Istri Lahiran di Ruang Operasi

Keluarga Curiga Prada DP Jadi Otak Tewasnya Saksi Kunci Mutilasi Vera Oktaria

"Bagi pembeli memang itu kabar baik, tapi bagi kami pelaku usaha bisa hancur nanti kami," kata Sandi yang tokonya hanya berjarak 10 meter dari RSUD Depati Hamzah.

Pemilik toko di seputaran RSUD Depati Hamzah lainnya juga mengatakan tidak setuju dengan adanya Indomaret.

"Harusnya pemerintah survey dulu ke lokasi-lokasi yang dituju. Kalau di bandara dan pelabuhan sih boleh lah. Tapi kalau di daerah sini (red: sekitar RSUD Depati Hamzah) janganlah," kata pria yang tidak mau disebutkan namanya ini.

Tokonya menjual kebutuhan sehari-hari, seperti makanan ringan, minuman, roti, obat-obatan, sampai pakaian. Menurutnya, dengan hadirnya Indomaret, bisa-bisa usahanya gulung tikar.

"Masyarakat kan udah tau semua Indomaret itu. Nanti pada belanja di sana semua kita yang beli siapa?" katanya. (cr1)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved