Advetorial

Peduli Lingkungan, Bupati Basel Dianugerahi DAFA Award

PERINGATAN Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 berlangsung semarak. Sejumlah kemampuan dan bakat dipertontonkan anak Negeri Bumi Junjung Besaoh

Peduli Lingkungan, Bupati Basel Dianugerahi DAFA Award
ist/Peduli Lingkungan, Bupati Basel Dianugerahi DAFA Award
PERINGATAN Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 berlangsung semarak. Sejumlah kemampuan dan bakat dipertontonkan anak Negeri Bumi Junjung Besaoh, Rabu (7/8) 

BANGKAPOS.COM-- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 berlangsung semarak. Sejumlah kemampuan dan bakat dipertontonkan anak Negeri Bumi Junjung Besaoh, Rabu (7/8/2019).

Bakat dan kemampuan mereka pun sempat membuat takjub orang tua serta tamu undangan yang hadir pada kesempatan itu. Satu diantaranya, perform Polisi Cilik SD 13 Toboali Bangka Selatan.

Pada kesempatan itu Bupati Bangka Selatan H Justiar Noer dan Ketua Penggerak PKK Ekawati Justiar dianugerahi DAFA Award Kategori Lingkungan yang diperoleh pelajar Basel di Kota Makasar baru-baru ini.

Bupati Bangka Selatan H Justiar Noer mengatakan, peringatan HAN dimaknai sebagai kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlin­dungan anak Indonesia agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Semoga dari kegiatan ini anak Negeri Bumi Junjung Besaoh ini menjadi generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang komprehensif. Sebagai penerus bangsa anak harus memiliki kualitas pendidikan dan kesehatan yang baik, juga memiliki rasa cinta tanah air,” ungkap Justiar saat menghadiri Peringatan HAN Tahun 2019 di lapang­an depan halaman Mapolsek Toboali, Rabu (7/8/2019).

Tujuan peringatan HAN ini lanjut Justiar, menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan peran aktif setiap individu, mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan perlakuan tanpa kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

“Keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, peme­rintah dan negara wajib menciptakan lingkungan berkualitas untuk tumbuh kembang anak. Memberikan perhatian dan informasi se­luas luasnya untuk membangun karakter anak,” ucapnya.

Justiar tampak sumringah ketika menyaksikan program peminimalisir sampah plastik mulai diterapkan.
Hal ini diungkapkan Justiar, sebelum mengawali sambutan di Peringatan HAN 2019.

Menurut Justiar, budaya bebas sampah plastik ini harus dimulai sejak dini. Guru tenaga pengajar diharapkan giat menggagas program bebas sampah plastik ini.

“Saya bangga, hari ini saya lihat tidak ada lagi yang menggunakan sampah plastik. Semoga kedepan tetap konsisten dan tidak hanya diterapkan di sekolah saja, namun juga instansi lainnya,” harap Justiar.

Acara dihadiri, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi, Plt Kadinsos P3A dan PMD Bangka Selatan, Suprayitno, Kepala BLHD Gatot Wibowo, asisten, staf ahli, kepala sekolah, Bhayangkari Polres Basel serta Kanit Intel Polsek Toboali Hendra dan perwakilan Bank Sumsel Babel Toboali. (adv/ara/may)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved