Berita Sungailiat

Warga Pilih Tanam Ubi Racun Dibanding Lada

Warga di Desa Puding Besar, Kabupaten Bangka lebih memilih menanam ubi kasese yang sering disebut masyarakat ubi racun

Warga Pilih Tanam Ubi Racun Dibanding Lada
Bangkapos.com/Muhammad Nordin
Ubi racun (kasesa) yang selesai di panen petani untuk diangkut ke pabrik 

BANGKAPOS.COM-- Warga di Desa Puding Besar, Kabupaten Bangka lebih memilih menanam ubi kasese yang sering disebut masyarakat ubi racun (kasesa) jika dibandingkan dengan lada.

Pilihan tersebut menurut mereka bukan tanpa alasan, pertama karena ubi racun tidak membutuhkan banyak perawatan, kemudian pengeluaran untuk pupuk sedikit, dan masa panen relatif cepat.

"Ngak nyampai setahun kalau ubi racun sudah panen, dari pada lada yang hampir dua tahun lebih baru menikmati hasil, itupun belum tentu bisa panen, karena banyak yang mati," ungkap H Hasan kepada Bangkapos.com, Kamis (8/8/2019).

Dikatakannya, harga ubi racun saat ini cukup stabil, rata-rata petani menjual ke pengepul sekitar Rp 1.200 rupiah, mereka yang datang dan memanen ke kebun.

"Alhamdulillah kalau ada ubi, untuk jangka pendek kita bisa menanam ubi, kalau jangka panjang lada boleh juga karena dari dulu nanam lada," sebutnya.

Saat ini, menurut H Hasan, cukup banyak warga yang mulai beralih menanam ubi racun, sebelumnya nanam lada, sawit dan karet, kini berganti menjadi ubi. (Bangkapos.com/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved