Kapolda Babel : Kami Akan Penjarakan Pembakar Hutan dan Lahan

Kapolda Kep. Bangka Belitung setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Karhutla menekankan hukuman yang berat terhadap pelaku karhutla

Kapolda Babel : Kami Akan Penjarakan Pembakar Hutan dan Lahan
Ist/humaspolda
Kapolda Kep. Bangka Belitung mengecam tindakan Karhutla dan ingatkan hukuman berat yang akan diterima oleh pelaku Karhutla

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Karhutla di Gedung Tribrata Polda Bangka Belitung pada hari Jumat (09/08) menekankan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat didenda 10 Miliar rupiah hingga hukuman penjara selama 10 Tahun.

"Ini diatur dalam 3 undang-undang , Tiga undang-undang yang mengatur persoalan itu, pertama, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Pasal 78 ayat (3) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. Adapun, pada Pasal 78 ayat (4) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dam denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar, Kedua, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 8 ayat (1) menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar. Dan yang ketiga, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. Pada Pasal 108 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar,” Ujar Kapolda

Kapolda Juga menegaskan sekaligus mengingatkan kepada Perusahaan maupun masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran Hutan dan Lahan, kalau masih membandel, akan segera dilakukan tindak tegas dan penjarakan pelakunya.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved