Berita Pangkalpinang

Soal Bisnis Timah, Gubernur: Saya Tegaskan Lagi Pemerintah Tidak Pernah Melarang Ekspor

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan, pemerintah merasa sistem yang diberlakukan pada bisnis timah saat ini sudah bagus

Soal Bisnis Timah, Gubernur: Saya Tegaskan Lagi Pemerintah Tidak Pernah Melarang Ekspor
Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan 

BANGKAPOS.CO-- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan, pemerintah merasa sistem yang diberlakukan pada bisnis timah saat ini sudah bagus. Hal tersebut disampaikan saat dimintai tanggapan mengenai turunnya harga timah dunia di titik terendah selama dua tahun terakhir.

"Yang pasti sekarang, pemerintah merasa sistem yang sudah dilakukan ini, bagus. Keuntungan PT Timah juga meningkat. Kalau memang mau dievaluasi kita FGD-kan saja. Saya sudah tawarkan FGD itu di bawah kementerian perindustrian," kata Erzaldi di Graha Timah seusai peluncuran cetak biru Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Sektor Pertambangan di Babel, Jumat (9/8/2019).

Dia juga enggan berkomentar banyak mengenai kabar bahwa Singapura saat ini masih menjadi tujuan utama ekspor timah dari Indonesia. "Ada yang menyatakan bahwa pasar timah Singapura itu tinggi, saya tidak mau membicarakan itu, buktikan saja. Yang pasti PT Timah sekarang lagi bagus-bagusnya," katanya.

Erzaldi mengatakan, pemerintah juga tidak pernah melarang ekspor. Selama sesuai aturan, perusahaan bisa melakukan ekspor.

Ketika ditanyai banyak perusahaan swasta yang tiarap karena terkendala regulasi persyaratan, menurut Erzaldi, hal ini tidak akan menjadi masalah pada bisnis timah seandainya ketentuan itu diikuti.

"Sesuai dengan aturan, silakan saja. Kenapa dia tutup, bukan karena aturan, sebenarnya biasa saja aturannya. Patuhi aturannya. Itu saja. Selama sesuai aturan, pemerintah tidak pernah melarang-larang ekspor. Saya tegaskan lagi, pemerintah tidak melarang ekspor. Selama itu sesuai aturan, lakukan," ucap Erzaldi.

*Selama Ini ICDX Juga Belum Signifikan

Plt Kepala Dinas ESDM Kepulauan Bangka Belitung Rusbani mengatakan, fluktuasi harga timah tidak dikendalikan oleh Indonesia. "Makanya Indonesia berusaha dari dulu agar ini bisa kita lakukan. Lewat ICDX segala macam,"  ungkap Rusbani.

Ia menilai, Indonesia tak bisa masuk terlalu jauh masuk pada sistem pasar timah dunia ini. Pasar tetap dipengaruhi global.

Menurut Rusbani, fluktuasi harga timah juga adalah hal yang biasa. "Tidak menutup kemungkinan bulan berikutnya, atau tahun berikutnya, harga ini berubah. Indonesia itu berusaha bagaimana agar kita bisa mengendalikannya. Tetapi sementara ini, dengan beberapa tahun sudah ada ICDX ini, itu juga belum signifikan (pengaruhi harga)," katanya.

"Kami coba mempelajari bagaiman ekspor kita ini. Sekarang juga orang eksor belum bisa, ada regulasi-regulasi baru yang harus diikuti, tapi kami tidak bicara ke arah sana. Aturan tetap aturan, dan tidak ada yang melarang ekspor," beber Rusbani. (Bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved