Wanita Pegawai Salon Kejang-kejang Akhirnya Tewas Usai Konsumsi Ekstasi saat Dugem

Seorang wanita pekerja salon di Binjai, Sumatera Utara ditemukan tewas, diduga karena overdosis mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi

Wanita Pegawai Salon Kejang-kejang Akhirnya Tewas Usai Konsumsi Ekstasi saat Dugem
kolase/Istimewa
Wanita pekerja salon di binjai yang Tewas Diduga overdosis konsumsi ekstasi saat dugem di Diskotek 

Status Facebook Fanii Ramadanii 

.

Unggahan FT sampai viral dan dibagikan sejumlah warganet yang berasal dari Binjai.

Kini, status FB Fanii Ramadanii sudah dihapus, namun telah beredar di sejumlah grup whtasapp.

Hasil penelusuran Tribun Medan, ATN ‎merupakan anak bungsu dua bersaudara.

17 Agustus 2019 ini korban akan merayakan ulang tahunnya.

Seorang wanita seumuran korban berinsial KY mengaku terkejut, dan tak menyangka mendengar kabar duka ATN telah meninggal dunia. 

"Terkejut kali dapat kabar dia sudah meninggal dunia. Anaknya selama ini pendiam, baik orangnya. Sudah enggak ada orangnya, enggak baik lah menceritakan dia," kata KY.

"Selama ini kenal dia kerja di salon. Tapi sudah berhenti. Dia pengen buka salon di rumah. Bukan cuma bulu mata, apa saja bisa. Sedih tadi pagi saya mendengar kabarnya sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Dugaan ATN OD, terbongkar dari surat visum No.Pol: VER/136/VIII/2019/Reskrim yang ditandatangani oleh KBO Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai, Ipda Ibrahim Sopi.

"Nanti, tunggu hasil visum lah, aku cuma neken aja (tanda tangan). Keluarganya merasa kematiannya (korban) tidak pas (wajar)," pungkasnya.

4. Diskotek pernah Digerebek Polda Sumut, Pemilik Diskotek Buron

Entah bagaimana, Diskotek CF atau Titanic Frog tetap beroperasi kendati pemiliknya telah ditetapkan sebagai tersangka dan jadi buronan Polda Sumut.

Baca: Ulik 6 Fakta Gadis Ditikam Kekasih hingga Tewas, Ditinggal tanpa Busana, Pelaku Diancam Hukuman Mati

Baca: MK Bacakan Putusan Sidang PHPU di Sumut, Kebanyakan Gugatan Parpol dan Caleg Ditolak

Peristiwa meninggalnya pengunjung diskotek bukan kali pertama. 

Seorang perempuan HR (15) pernah dicekoki ekstasi dan alkohol hingga diperkosa beramai-ramai (3/3/2019) silam.

Karena banyak kejadian yang meresahkan masyarakat, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut pernah menggrebek tempat hiburan milik ST.

Seluruh alat set Disc Jokey dan para pegawai, pengunjung hingga waiters dibawa ke Mapolda Sumut. 

Data dihimpun, Sabtu (6/4/2019) pukul 20.00 WIB hingga Minggu (7/4/2019) pukul 04.00 WIB, Polda Sumut mengamankan sebanyak 52 orang yang terdiri dari 24 laki-laki dan 28 perempuan, pil happy five, ekstasi, miras dan sajam.

Akibat digrebek Polda Sumut, Diskotek sempat vakum. Namun hanya sementara waktu saja, sampai ST mengganti nama usahanya dari TF menjadi CF.‎

5. Oknum TNI juga Pernah Jadi Korban

Sebelumnya seorang oknum anggota TNI di Kota Binjai meninggal diduga karena over-dosis narkoba, Rabu (5/6/2019) malam.

Jenazah Sertu AS saat dibawa pulang ke rumah duka.
Jenazah Sertu AS saat dibawa pulang ke rumah duka. ((Dok. Pendam I/BB))

"Penyelidikan kasusnya sudah ditangani Subdenpom Binjai, sehingga saat ini kami masih menunggu hasilnya," kata Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga dalam rilis persnya yang diterima Tribun Medan, Kamis (6/6/2019).

Oknum TNI berinisial AS mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Latersia Binjai, Jalan Soekarno-Hatta Km 18, Binjai Timur, Rabu (5/6).

AS diketahui berpangkat Sersan Satu yang bertugas sebagai Danru Provost Batalyon Infanteri 125/Simbisa, Kabanjahe, Tanah Karo.

Informasi diperoleh, Sertu AS sampai di RS Latersia diantarkan oleh temannya sekitar pukul 5.30 WIB.

Kepada petugas medis, teman Sertu AS menjelaskan, rekannya menenggak minuman beralkohol dan pil ekstasi di diskotek dekat pinggiran Kota Binjai.

Amatan Tribun Medan, di RS Latersia, Rabu (5/6/2019) malam, terlihat sejumlah prajurit TNI berseliweran, beberapa di antaranya berseragam dinas lapangan khas TNI.

Terlihat juga Komandan Sub Datasemen Polisi Militer Binjai, Kapten Keriadi mengenakan kemeja putih di RS Latersia.

Petugas melakukan olah TKP.

Karena peristiwa ini, sejumlah kafe dan diskotek dirazia petugas, seperti Kafe FLower, Kafe Duku dan Diskotek CF/ Titanic Frog.

Atensi razia dilakukan petugas, tapi kasus-kasus narkoba hingga pengunjung overdosis masih terulang.

(dyk/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul 5 Fakta Wanita Muda Tewas Diduga OD di Diskotek, Oknum TNI Korban, CF Pernah Digerebek Polda Sumut

Editor: Evan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved