Berita Pangkalpinang

Sobri Penyembelih Hewan Kurban Selama 19 Tahun, Terhitung Senior di Masjid Jamik Simak Penuturannya

Sobri adalah petugas jagal yang paling senior selama 19 tahun di Masjid Jamik Pangkalpinang

Sobri Penyembelih Hewan Kurban Selama 19 Tahun, Terhitung Senior di Masjid Jamik Simak Penuturannya
bangkapos.com/Dedi Qurniawan
Sobri, petugas jagal hewan kurban di Masjid Jamik Pangkalpinang pada Iduladha 1440H, Minggu (11/8/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sobri, satu dari empat petugas jagal hewan kurban di Masjid Jamik Pangkalpinang telah mengasah parang khususnya di rumah sejak Sabtu (10/8/2019) kemarin sore. Setelah dipastikan benar-benar tajam dan siap digunakan, parang sekitar 50 centimeter itu ia masukkan dalam sarung.

Seusai salat Id, parang itulah yang hari ini ia sandangkan di pinggang untuk menyembelih hewan-hewan kurban di Masjid Jamik. Sobri adalah petugas jagal yang paling senior di masjid ikonik Pangkalpinang ini.

Ia telah 19 tahun menjadi tukang jagal hewan kurban di Masjid Jamik. Saat ditemui bangkapos.com, pegawai di IAIN SAS Bangka Belitung itu mengenakan kaus merah dan tampak tengah memperhatikan hewan kurban yang telah disembelih dipotong-potong.

"Pertama fisik harus sehat dan fit. Kedua, parangnya harus benar-benar tajam," kata Sobri menceritakan apa saja yang harus ia siapkan sebelum menyembelih hewan kurban.

Stamina yang fit harus dimiliki lelaki berusia 50-an tahun itu untuk menyembelih sapi yang memiliki tenaga yang besar. Parang mesti dipastikan betul-betul tajam agar penyembelihan berlangsung cepat.

Bagi petugas jagal seperti Sobri, hewan yang disembelih tak boleh berlama-lama merasakan sakit.

"Harus cepat menyembelihnya. Kami harus cepat memutus saluran makanan, saluran nafas, dan nadi sebelah kiri dan kanannya," kata Sobri.

Daging hewan kurban di Masjid Jamik, Pangkalpinang, yang siap dibagikan kepada warga yang berhak menerimanya. Tahun ini Masjid Jamik menyembelih sebanyak 18 sapi dan 10 kambing
Daging hewan kurban di Masjid Jamik, Pangkalpinang, yang siap dibagikan kepada warga yang berhak menerimanya. Tahun ini Masjid Jamik menyembelih sebanyak 18 sapi dan 10 kambing (bangkapos.com/Dedi Qurniawan)

Sejak 19 tahun lalu bertugas menjadi petugas jagal hewan kurban, Sobri sudah tak ingat lagi berapa ratus hewan kurban yang telah ia sembelih. Baginya ini sudah menjadi hal yang biasa.

Termasuk ketika kadang-kadang menyaksikan hewan yang hendak dikurban tampak menangis.

"Kalau dia menangis itu artinya dia mau cepat-cepat disembelih. Kami yang menyembelih juga tidak boleh merasa sedih, kasihan, dan iba. Itu tidak boleh, memang begitu ketentuannya," tutur dia.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved