Berita Pangkalpinang

Didit Sebut Ada 4 Nama Calon Ketua DPRD Provinsi Babel

Ketua DPD PDIP Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan jika ada empat nama yang dicalonkan menjadi ketua DPRD Provinsi Babel.

Didit Sebut Ada 4 Nama Calon Ketua DPRD Provinsi Babel
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Ketua DPD PDIP Provinsi Babel, Didit Srigusjaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua DPD PDIP Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan jika ada empat nama yang dicalonkan menjadi ketua DPRD Provinsi Babel.

Keempat nama tersebut adalah Didit Srigusjaya, Adet Mastur, Herman Suhadi, dan Ariyanto. Sementara untuk tahapan dan proses internal dalam penentuan dewan, Didit mengatakan jika hal tersebut adalah domain DPP PDIP.

"Kalau periode kemarin kita fit and proper test dulu, hanya kalau dulu ketua DPD dan DPC sudah otomatis ketua DPRD, kalau sekarang ga, semua harus test," ujar Didit, Senin (12/8) di ruang kerjanya.

Ketika ditanya apakah dirinya masih berambisi untuk menjadi ketua DPRD, ia mengatakan bahwa ia tidak munafik masih menginginkan menjadi ketua DPRD, dan ia menyerahkan kepada rakyat untuk menilai kinerjanya selama menjadi ketua DPRD.

"Setiap manusia ada kekurangan dan kelebihan, kalau saya sih Insyaallah tetao mengusulkan diri sebagai ketua DPRD lagi, kinerja kita dikatakan jelek juga ga, ya rakyat bisa menilai lah,"

Sedangkan untuk pemilihan ketua DPRD kabupaten kota, Didit menjelaskan juga tetap menggunakan sistem fit and proper test. Namun ia berharap ketua DPRD dari PDIP harus mampu menjawab tantangan publik.

"Mohon maaf jangan hanya bisa menikmati fasilitas negara, seperti BN 2, ketok palu, tapi tidak mampu memberi solusi," tegas Didit.

Oleh karena itu Didit mengimbau kepada ketua DPRD kabupaten/kota di Babel yang notabene semua berasal dari PDIP, jika ada rakyat yang menjerit harus berani berbicara, begitu juga ketika pemerintah berjalan diluar jalur, ia meminta ketua DPRD dapat berteriak tidak hanya manggut-manggut.

Dikarenakan bagi Didit jabatan sebagai ketua DPRD merupakan simbol lembaga, dan diutus oleh partai untuk bekerja, jika kinerja baik maka akan berdampak baik juga kepada lembaga dan partai, namun jika bekerja buruk maka akan berdampak buruk pula pada lembaga dan partai.

"Ketua DPRD itu kan simbol lembaga, jadi mohon maaf kalau hanya mau naik BN 2 dan hanya gengsi ya mendingan ga usah jadi ketua DPRD," pungkas Didit. (Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved