Dinas Pertanian Bangka Tengah Temukan Beberapa Penyakit Pada Hewan Kurban
Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, Rusli Khaidir menyebutkan ketika pihaknya melakukan kegiatan pemeriksaan postmortem terhadap Sapi
Dinas Pertanian Bangka Tengah Temukan Beberapa Penyakit Pada Hewan Kurban
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, Rusli Khaidir menyebutkan ketika pihaknya melakukan kegiatan pemeriksaan postmortem terhadap Sapi yang dijadikan hewan kurban, ada beberapa hewan yang ditemukan sakit.
Kepada bangkapos.com Rusli menyebutkan pemeriksaan hewan kurban oleh Dintan Bateng dilakukan dalam tiga tahap yaitu pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan antemortem dan pemeriksaan postmortem.
"Pemeriksaan antemortem itu dilakukan sebelum Sapi di sembelih sedangkan pemeriksaan postmortem itu kami lakukan setelah sapi atau kambing itu dipotong", ujar Rusli pada Senin, (12/8/2019).
Rusli melanjutkan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan postmortem, pihaknya berhasil menemukan beberapa penyakit yang ada pada hewan kurban yaitu penyakit parasit dan cacing hati.
"Dari hasil pemeriksaan kami, penyakit yang ditemukan itu cacing hati dan parasit dan penyakit ini ditemukan hampir disetiap kecamatan namun tidak banyak jumlahnya palingan hanya satu atau dua ekor", ujarnya.
Setelah penyakit diketahui, Rusli mengimbau untuk tidak mengonsumsi daging yang terjangkit penyakit dan membuangnya.
Kecamatan Lubuk Besar disebutkan oleh Rusli merupakan daerah yang hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit pada hewan kurban. Sedangkan di kecamatan lainnya terdapat beberapa kasus meskipun tidak banyak.
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sapi_20160906_153537.jpg)