Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Nelayan Desa Rebo Berkurang

Perairan Laut Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Bangka, cukup menjanjikan karena terdapat sumber ikan, udang, cumi dan kepiting yang melimpah.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perairan Laut Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Bangka, cukup menjanjikan karena terdapat sumber ikan, udang, cumi dan kepiting yang melimpah. Namun saat ini, hasil tangkapan nelayan lokal berkurang. Penyebabnya karena kondisi cuaca di perairan tersebut sedang kurang bersahabat.

Kepala Desa (Kades) Rebo, Fendi kepada Bangka Pos, Selasa (13/8/2019) mengatakan, bagan atau rumah kayu tempat menangkap ikan di tengah laut milik nelayan lokal, roboh karena diterpa angin dan gelombang. Akibatnya nelayan tak mendapatkan hasil. "Saya dengar-dengar ada bagan yang roboh," kata Kades.

Kerusakan bagan milik nelayan lokal menurut Kades, tentu saja membuat nelayan merugi. Namun berapa banyak jumlah kerugian atau jumlah bagan yang roboh, ia belum mendapatkan data secara pasti. "Soal bagan yang roboh kita belum pegang data rinci," katanya.

Kades juga memastikan, hasil tangkapan nelayan pancing dan jaring juga menurun karena kondisi cuaca kurang bersahabat di perairan laut ini.

"Apalagi musim bulan terang, biasanya ikan berkurang," katanya. Saat ditanya kapan bulan terang itu berakhir? Kades menjawab santai "biasanya saat sudah masuk bulan gelap" kata Kades, seadanya. (bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved