Permudah Perizinan, Pengurusan Perizinan Akan Dibuat Satu Pintu Melalui DPMPTSP

Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Yan Rizana, mengatakan

Permudah Perizinan, Pengurusan Perizinan Akan Dibuat Satu Pintu Melalui DPMPTSP
Bangkapos.com/irakurniati
Sekdin DPMPTSP dan tenaga kerja Kota Pangkalpinang, Yan Rizana 

Permudah Perizinan, Pengurusan Perizinan Akan Dibuat Satu Pintu Melalui DPMPTSP

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Yan Rizana, mengatakan mengurus segala perizinan akan dikelola secara satu pintu oleh pihaknya.

Sebelumnya, dalam beberapa pengajuan perizinan masih ditangani oleh OPD-OPD terkait. Dia mencontohkan, seperti mengurus IMB untuk mengetahui tata ruang harus melalui dinas PU terlebih dahulu.

Sedangkan ketika membutuhkan analisis lingkungan melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Menurut Yan, dalam waktu dekat akan dibuat menjadi satu pintu perizinan dilakukan di DPMPTSP.

"Perizinan akan dipangkas jadi hanya satu pintu ke sini. Kami menawarkan kemudahan agar tidak ribet ngurusinya. Selama ini terkendala dalam hal tersebut mengurus perizinan itu agak ribet," kata Yan kepada bangkapos.com, Selasa (13/8/2019).

Dia menambah, untuk menjadikan pelayanan satu pintu, ada kemungkinan petugas-petugas di beberapa OPD yang biasanya mengurusi perizinan akan ditarik ke dinas PTSP. Rencananya pemberlakukan ini sekitar bulan September atau Oktober 2019.

"Kami sedang mempersiapkan SDM, sarana maupun prasarananya dulu," ujarnya.

Targetkan Investasi Rp 500 Miliar

Dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja (DPMPTSP) Kota Pangkalpinang menargetkan nilai investasi yang masuk tahun ini sebesar Rp 500 Miliar. Sedangkan investasi yang masuk pada semester I sudah Rp 139 Miliar.

"Dengan kondisi sekarang mudah-mudahan bisa kita kejar. Kebanyakan investor bidang industri yang masuk," ujar Yan Rizana, sekretaris DPMPTSP dan tenaga kerja Pangkalpinang, Selasa (13/8/2019).

Yan menuturkan, investor yang masuk seluruhnya merupakan pemodal dalam negeri.

Pihaknya, dalam mencapai nilai investasi tersebut berupaya melakukan pemangkasan perizinan.

Misalnya dalam hal mengurusi IMB, tidak lagi harus mendatangi OPD atau instansi yang berkaitan untuk mengurusi perizinan itu, cukup satu pintu melalui DPMPTSP.

"Mengurusnya nanti tidak ribet. Semuanya di sini," kata Yan.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved