Sabtu, 11 April 2026

Wiki Bangka

Wisma Ranggam, Bukti Sejarah Tokoh Proklamator Diasingkan ke Bangka

Pesanggrahan Banka Tin Winning (Roemah Persinggahan BTW) atau dikenal dengan nama Wisma Ranggam merupakan salah satu bukti sejarah di Indonesia.

Penulis: Hendra | Editor: khamelia
(Bangka Pos /Hendra)
Wisma Ranggam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Pesanggrahan Banka Tin Winning (Roemah Persinggahan BTW) atau dikenal dengan nama Wisma Ranggam merupakan salah satu bukti sejarah di Indonesia.

Wisma ranggam yang berarsitektur eropa berada di Jl. Imam Bonjol, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat pernah ditempati oleh tokoh kemerdekaan RI dan juga tokoh proklamator Soekarno.

Berada di tengah kotak muntok, berjarak 136 KM dari Pangkalpinang atau menempuh perjalann sekitar 2 jam 38 menit.

Anton Sujarwo penjaga Wisma Ranggam kepada bangkapos.com mengatakan Wisma Ranggam merupakan gedung bersejarah di kota Muntok.

Setelah kemerdekaan RI, Presiden Soekarno, hampir 5 bulan diasingkan di Muntok, Bangka. Presiden Soekarno juga menempati salah satu kamar di Wisma Ranggam.

Tiga tokoh lainnya yang diasingkan ke Wisma Ranggam atau disebut juga kelompok Presiden RI. Ir. Soekarno yakni Menteri Luar Negeri, H. Agus Salim, Menteri Pengajaran, Ali Sostroamidjojo, dan Wakil Perdana Menteri, Muhammad Roem.

Sedangkan untuk tokoh proklamator Wakil Presiden RI. Muhammad Hatta, saat diasingkan ke Muntok Bangka, menempati Pesanggrahan Menumbing bersama tokoh Mr. Assa,at Comodor Soerya Darma dan AK. Pringgodigdo. Mereka dikenal yang berada di Pesanggrahan Menumbing ini dikenal dengan kelompol Hatta.

Masih ada bukti-bukti otentik lainnya berupa foto yang menyatakan Bung Karno dan tokoh lainnya berada di Wisma Ranggam.

Di wisma ranggam ini juga jadi bukti sejarah bahwa bendera Sangsaka Merah Putih digabungkan.

Bendera merah putih dipisahkan untuk mengelabui Belanda. Kemudian bendera yang sudah dipisahkan merah dan putihnya dibawa oleh Sudjonohadinoto dari Yogyakarta ke Bangka, dengan cara dijadikan ikat pinggang.

Kemudian bendera kain merah dan putih itu diserahkan ke gerakan pemuda api, Abang Yusuf Rasyidi.

Oleh Aban Yusuf Rasyidi, kain merah dan putih itu dijahit kembali dan menjadi bendera Sang Saka Merah Putih.

Kemudian bendera itu diserahkan ke Bung Karno di Wisma Ranggam. Hingga saat ini sang saka merah putih masih terjaga di Museum Nasional, Jakarta.

Banyak juga kisah menarik lainnya perjuangan di Wisma Ranggam. Serta kisah keseharian penjuang kemerdekaan dan tokoh-tokoh proklamasi.

Wisma pengasingan
Bendera merah putih yang ada di Wisma Ranggam (Bangkapos/Hendra)

Nama:
Pesanggrahan Banka Tin Winning (Roemah Persinggahan BTW) atau dikenal dengan nama Wisma Ranggam.

Tempat: Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Dibangun: Tahun 1827 (berbahan papan) oleh Banka Tin Winning, karya arsitek Y. Lokalo.
Tahun 1890, oleh Belanda direnovasi berbahan beton, tanpa mengubah bentuk aslinya.

Ukuran: 32 x 15,6 meter persegi

Tokoh Nasional diasingkan dari tahun 1948 sampai dengan 1949.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved