Berita Bangka Barat

Jangan Cuma 60.000, DPRD Babar Minta Seluruh Masyarakat Berobat Gratis

DPRD Kabupaten Bangka Barat setuju saja Pemkab Bangka Barat menganggarkan Rp 17 miliar untuk kepesertaan BPJS sekitar 60.000

Jangan Cuma 60.000, DPRD Babar Minta Seluruh Masyarakat Berobat Gratis
Bangkapos.com/Hendra
Ketua DPRD Bangka Barat, Samsir 

BANGKAPOS.COM-- DPRD Kabupaten Bangka Barat setuju saja Pemkab Bangka Barat menganggarkan Rp 17 miliar untuk kepesertaan BPJS sekitar 60.000 masyarakat Bangka Barat yang akan dilaksanakan tahun 2020 nanti.

Ketua DPRD Bangka Barat, Samsir kepada Bangkapos.com mengatakan harusnya tidak hanya untuk 60.000 masyarakat saja.

"Maunya kita seluruh masyarakat Bangka Barat, bukan hanya 60.000 orang saja. Tetapi kita minta pemda benahi dulu hal-hal teknisnya. Makanya kita belum menyetujui 60.000 orang itu," kata Samsir.

DPRD Bangka Barat hanya menyetujui diangka 30.000 sampai 40.000 saja. Selain membenahi hal teknis syarat penerima bantuan pembiayaan BPJS, yang dikhawatirkan anggaran tersebut tidak tepat sasaran.

Samsir menjelaskan bahwa program pembiayaan BPJS untuk masyarakat ini sudah lama dicanangkan oleh Bupati, almarhum Parhan Ali dan DPRD Bangka Barat.

Saat itu kata Samsir DPRD minta seluruh masyarakat Bangka Barat mendapat pembiayaan BPJS gratis. Bukan hanya 60.000 orang saja harus ada pembenahan yang bersifat teknis.

DPRD Bangka Barat juga kata Samsir menekankan agar  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengejar Penerima Bantuan Iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bersumber dari pemerintah pusat. Namun hingga saat ini Pemkab Bangka Barat belum menyelesaikannya.

"PBI (itu ada sekitar 40.000. Yang disetujui pusat baru sekitar 26.000. Sisanya belum menerima. Nah ini yang kita minta ke pemkab melalui OPD terkait untuk dikejar. Kalau sisanya sudah dapat, tentunya bisa mengurangi beban anggaran kita," jelas Samsir.

Bila 40.000 masyarakat Bangka Barat sudah terima PBI, artinya APBD Bangka Barat tak banyak tersedot untuk pembiayaan kepesertaan BPJS.

Kepesertaan dapat digunakan oleh masyarakat Bangka Barat lainnya yang belum mendapatkan biaya kepesertaan BPJS.

"Tentunya sangat membantu sekali. Kalau dari PBI 40.000 itu sudah diterima masyarakat kita, artinya yang program pembiayaan BPJS ini kita gunakan untuk yang belum dapat. Jadi akhirnya seluruh masyarakat Bangka Barat bisa jadi peserta BPJS, dan berobat gratis," jelas Samsir.

Dia menegaskan, bahwa DPRD Babar setuju saja pembiayaan kepesertaan BPJS atau jaminan kesehatan untuk masyarakat. Tetapi pemkab harus membenahi sistem, baik teknis maupun administrasi.

Ia berpesan, jangan sampai program yang diusulkan oleh DPRD Bangka Barat dan Bupati Almarhum Parhan Ali ini tidak tepat sasaran, apalagi disalahgunakan. (Bangkapos.com/Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved