Kriminalitas

Kasus Duel Maut Berebut Janda, Anto Iwan Dijerat Pasal Berlapis, Pekan Depan Pemeriksaan Saksi

Nasib Anto Iwan (35) di 'ujung tanduk'. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Mario Marco telah menyeret kasus pembunuhan

Kasus Duel Maut Berebut Janda, Anto Iwan Dijerat Pasal Berlapis, Pekan Depan Pemeriksaan Saksi
Bangkapos.com
Suasana rekonstruksi kasus duel maut menewaskan Andrew (40) di Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka. Reka ulang itu digelar oleh Polsek Pemali di Mapolres Bangka, Kamis (27/6/2019). Tampak Tersangka Anto Iwan, Saksi ZR, pihak kepolisan, jaksa dan pengacara. 

BANGKAPOS.COM-- Nasib Anto Iwan (35) di 'ujung tanduk'. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Mario Marco telah menyeret kasus pembunuhan tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka. 

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Fatimah diwakili Humas R Narendra Mohni kepada Bangkapos.com, Rabu (14/8/2019) mengatakan, perkara ini baru memasuki agenda sidang dakwaan.

"Jaksa Penuntut Umum Kejari Bangka, Mario Marco telah membacakan surat dakwaan pada sidang pekan sebelumnya," kata Narendra.

Di hadapan Terdakwa Anto Iwan dan juga Majelis Hakim, Dewi Sulistiarini (Ketua Majelis), Arief Kadarmo (Anggota Majelis) dan Joni Mauludin (Anggota Majelis), Jaksa Penuntut Umum Mario Marco menjelaskan rangkaian atau kronologis pembunuhan yang dimaksud.

"Sidang perdana, berupa pembacaan surat dakwaan oleh JPU pada Tanggal 6 Agustus 2019.  Dalam surat dakwaan, JPU menjerat Terdakwa Anto Iwan  menggunakan dakwaan berlapis, yaitu Primair Pasal 340 KUHP (Pembunuhan Berencana), Subaidair Pasal 338 KUHP (Pembunuhan), Lebih Subaidair  Pasal 351 KUHP Ayat 3 (Penganiayaan)," jelas Narendra.

 Sidang perkara pembunuhan tersebut rencananya bakal digelar kembali dalam agenda pemeriksaan saksi. Rencananya sidang dilanjutkan pada Tanggal 20 Agustus 2019, mendatang. "Sidang akan dilanjutkan pada Tanggal 20 Agustus, agenda pemeriksaan saksi," tegas Narendra.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Anto Iwan (35), terancam penjara seumur hidup. Pria ini diduga melakukan pembunuhan secara terencana menyusul sebilah pisau yang ia siapkan sebelum bertemu lawan, Andrew (40). Pelaku mendekam di balik jeruji besi, pasca penangkapannya oleh Tim gabungan Polsek Pemali dibantu Tim Polres Bangka, Minggu (12/5/2019) shubuh.

Pria pendatang yang berdomisili di Sunghin Merawang Bangka ini ditembak polisi pada bagian kaki karena diduga bakal melarikan diri saat akan disergap di pinggir jalan Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip Bangka, Minggu (12/5/2019).

Anto Iwan diduga kuat telah membunuh Andre (40), sesama pendatang yang berdomisili di Desa Pemali Bangka. Aksi pembunuhan tersebut terjadi di pinggir jalan Desa Sempan Kecamatan Pemali, Sabtu (11/6/2019) malam. "Kami sempat duel lima menit," kata pelaku Anto Iwan kepada bangkapos.com, Minggu (11/5/2019) lalu.

Ia menceritakan kisah perkelahiannya dengan korban Andre karena motif cemburu memperebutkan seorang janda beranak tiga, asal Sempan, berinisial ZR, Sabtu (11/5/2019) malam. Perkelahian tangan kosong, berlanjut menggunakan senjata tajam jenis pisau. Anto Iwan mengeluarkan pisau dan membabi buta menikam tubuh Andre sedikitnya enam tusukan, hingga akhirnya Andre merenggang nyawa.(Bangkapos.com/ Ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved