Berita Sungailiat

PT Pulomas MInta Penurunan Pajak, Hingga Agustus Baru Rp 629 Juta Pajak Pasir Kuarsa Diterima Pemkab

PT Pulomas yang meminta permohonan pengurangan pajak dari Rp 3.500 menjadi Rp 3.000 pertonnya,

PT Pulomas MInta Penurunan Pajak, Hingga Agustus Baru Rp 629 Juta Pajak Pasir Kuarsa Diterima Pemkab
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kabid Pendapatan Asli Daerah Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Pemkab Bangka, Arianto. 

BANGKAPOS.COM-- Pihak Pemerintah Kabupaten Bangka belum mengabulkan terkait upaya perusahaan tambang PT Pulomas yang meminta permohonan pengurangan pajak dari Rp 3.500 menjadi Rp 3.000 pertonnya, setiap kali melakukan pengiriman pasir kuarsa, yang berasal dari alur muara air kantung Pelabuhan Perikanan Sungailiat.

Kabid Pendapatan Asli Daerah Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Pemkab Bangka, Arianto, mengatakan PT Pulomas telah melakukan bayar pajak kepada Pemerintah daerah sejak tahun 2012 hingga 2019 ini.

Sistem pembayaran pajak yang dilakukan, berdasarkan hasil kirim yang dilakukan oleh perusahaan lalu dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Bangka.

Arianto memberikan contoh, pada bulan Februari perusahaan mengirim 5.084 ton dikalikan Rp 3.500 pertonnya, yang disetorkan ke kas Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka.

"Mereka membayar pajak pengiriman pasir kuarsa setiap kali mengirim contohnya pada Februari sebanyak 5.084 ton, dikalikan Rp 3.500 pertonnya, itu yang masuk ke pemda, mereka mengirim dalam sebulan bisa empat sampai lima kali kirim," jelas Arianto kepada wartawan, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya,  dalam penerimaan pajak pihak BP2RD hanya menerima laporan sesuai yang dilaporkan oleh pihak PT Pulomas, setiap kali mengirim pasir kuarsa.

"Dari BP2RD menerima laporan dari pihak PT Polomas mereka menghitung sendiri, sesuai yang dikirim. Kita hanya menerima laporan dari mereka, berapa ton mengirimnya. Sampai saat ini belum ada keputusan terkait audit keuangan, yang dilakukan oleh inspektorat, berdasarkan hasil rapat bersama OPD dan Kejari, terkait audit keuangan dan administrasi," ungkap Arianto.

Ia menjelaskan, total jumlah pasir yang dikirimkan dari bulan Februari hingga Agustus selama 2019 dengan jumlah pengiriman 179.814 ton dan pendapatan sebesar Rp 629.349.000. Sedangkan untuk realisasi pajak tahun sebelumnya mencapai Rp 1,49 milyar.

Sementara hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke pihak PT Pulomas sudah dilakukan untuk menanyakan alasan permohonan penurunan pajak, namun Bangkapos.com belum mendapatkan jawaban.  (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved