Remaja di Pemali Bertingkah Aneh, Ternyata Pengaruh Isap Lem, Ini Kata Kapolsek

Beberapa tempat di wilayah Kecamatan Pemali Bangka, mulai ditemukan anak di bawah umur bertingkah aneh.

Remaja di Pemali Bertingkah Aneh, Ternyata Pengaruh Isap Lem, Ini Kata Kapolsek
bangkapos.com/ferylaskari
Kapolsek Pemali Ipda AF Pulungan

Remaja di Pemali Bertingkah Aneh, Ternyata Pengaruh Isap Lem, Ini Kata Kapolsek 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Beberapa tempat di wilayah Kecamatan Pemali Bangka, mulai ditemukan anak di bawah umur bertingkah aneh.

Dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Kapolres Bangka diwakili Kapolsek Pemali, Ipda AF Pulungan kepada Bangkapos.com, Rabu (14/8/2019) mengaku, sempat menerima laporan warga tentang perbuatan menyimpang oknum remaja di wilayah ini.

"Beberapa waktu lalu, yang kita temukan di wilayah Desa Sempan Kecamatan Pemali, berdasarkan laporan masyarakat menyebutkan hal seperti itu," kata Kapolsek.

Oknum remaja atau anak usia bawah umur di daerah ini dilaporkan ternyata sering mengisap lem merek tertentu.

Padahal perbuatan ini sangat dilarang karena sangat berbahaya bagi kesehatan.

"Yang kita terima dan memang kita temukan ada oknum pemuda di sana dan sudah kita tindak," kata Kapolsek.

Begitu pula di Desa Pemali Kecamatan Pemali Bangka, Kapolsek juga mendapat laporan serupa. Di Desa Pemali Kecamatan Pemali, beberapa oknum remaja juga mabuk-mabukan melalui cara isap lem.

"Di Desa Pemali Kecamatan Pemali, ada juga warga banyak melapor bahwa ada anak-anak (oknum remaja) yang menggunakan (isap) lem," katanya.

Diakui Kapolsek, belum ada jeratan hukum pada perbuatan yang dilakukan anak usia bawah umur ini. Namun ia berharap, perbuatan serupa tidak terulang karena merupakan cikal-bakal menjurus ke arah Narkotika.

"Memang belum dikategorikan sebagai Narkoba, tetapi lem itu bisa merusak jaringan otak. Apalagi mereka itu anak bawah umur kategori masih sekolah," katanya.

Kapolsek mengimbau agar para orangtua di wilayah ini, lebih waspada. Orangtua seharusnya memperketat pengawasan pada anak-anak mereka.

"Imbauan kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Apabila anak tidak pulang pada jam sepuluh malam, harusnya orangtua mencari keberadaan anak tersebut," imbau Kapolsek.

(bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved