Video Wanita Muda Kabur Tanpa Busana Saat Terpergok Berhubungan Badan di Semak-semak

ernyata, saat digerebek polisi, dia tengah berhubungan badan dengan seorang pria.

Penulis: Alza Munzi Hipni | Editor: Alza Munzi
YouTube 86 & Custom Protection NET
Seorang wanita kabur tanpa busana saat terpergok berhubungan badan 

BANGKAPOS.COM - Tim Tiger Polres Jakarta Utara memergoki pasangan pria dan wanita di semak-semak.

Keduanya terkejut ketika polisi menghampiri mereka.

Tak mau ditangkap, mereka ambil langkah seribu menjauh dari polisi.

Seorang wanita yang kaget, kabur menyelamatkan diri dalam keadaan tanpa busana.

Namun, upayanya kabur sia-sia. 

Polwan Tim Tiger berhasil membekuknya dalam keadaan telanjang.

Ternyata, saat digerebek polisi, dia tengah berhubungan badan dengan seorang pria.

"Pakai celana dulu, pakai celana dulu," kata wanita berambut panjang itu.

Dia berusaha mengenakan pakaiannya kembali sebelum diinterogasi polisi.

Cewek berkulit putih akhirnya mengaku sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Kalijodo.

Dia mengaku tak mengetahui jika kawasan itu dilarang ada praktek prostitusi.

"Saya nggak tahu bang," katanya.

Berlokasi di semak-semak, PSK tersebut mengaku dibayar Rp 150 ribu sekali bercinta.

"Berapa lama," tanya polisi.

"Sekali keluar," jawabnya singkat.

Wanita itu mengaku malu disorot kamera TV.

Dia juga mengaku kaget ketika polisi tiba-tiba datang saat tengah berhubungan badan.

Ada tiga perempuan yang diamankan polisi karena perbuatan mereka.

Rata-rata mengaku dibayar Rp 150 ribu untuk jasa bercinta di sana.

Mereka juga menyebutkan ada seorang mami yang mengurus transaksi bisnis esek-esek itu.

Selanjutnya, para wanita penghibur ini dibawa ke kantor polisi untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian lucu ketika pria hidung belang diminta mengambil motor di semak-semak.

Dia tampak kewalahan mendorong motor karena kondisi jalan yang menanjak.

Motor itu berada di rimbunan pohon pisang.

"Makanya jangan main di semak-semak, kenapa lemes ya," goda seorang polisi.

5 Artis Cantik Ini Rela Berbagi Suami dan Ada yang Bertahan Selama 19 Tahun, Kisahnya Mirip Film

Kabur dirazia

Sementara sebelumnya di tempat lain, razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sikka kesulitan menangkap

tangan perempuan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang melakukan praktik prostitusi di Hotel Bogor, Kota Maumere, Pulau Flores,

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Satpol PP Sikka, Adeodatus Buang da Cunha memimpin personel Satpol PP, namun mereka

gagal menangkap ketujuh PSK beberapa waktu lalu.

Usut punya usut, ternyata di hotel itu tersedia dua pintu rahasia untuk kabur.

"Ada satu pintu keluar di arah barat dekat dengan eks Kantor Bank NTT. Kemudian satu pintu lainnya ke luar lewat kios di

sebelah utara hotel itu. Lewat dua pintu inilah, PSK kabur," kata Sekretaris Satpol PP Sikka, Buang da kepada wartawan saat acara

‘coffee morning’ Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dengan wartawan di rumah jabatan bupati, Selasa (21/5/2019) pagi.

Satpol PP, kata Buang da Cunha berhasil mengamakan identitas ketujuh PSK ke kantor Pol PP.

Seorang perempuan pendamping tujuh PSK yang datang menemui Buang da Cunha menyatakan PSK praktik prostitusi di Hotel

Bogor mengidap HIV menyandang status ODHA (orang dengan HIV).

Dikatakannya, razia PSK ke Hotel Bogor menindaklanjuti laporan masyarakat.

Sejak Senin (20/5/2019) Satpol PP menempatkan anggota dan mobil patroli Satpol PP di depan hotel itu.

Personel bertugas selama 24 jam mengawasi aktivitas di hotel.

"Selama ini semua orang juga pada tahu seperti apa aktivitas di Hotel Bogor. Ada seorang ibu rumah tangga di Kampung Kabor

temui saya mengeluhkan suaminya sering ‘jajan’ di Bogor," tegas Buang da Cunha.

(bangkapos.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved